PSIS Semarang meraih dua kemenangan beruntun saat menjamu Barito Putera dan PSM Makassar di Stadion Jatidiri dengan skor 1-0 dan 2-1.
Menariknya, tim Laskar Mahesa Jenar membawa pasukan jalur langit saat meraih dua kemenangan beruntun.
Pasukan jalur langit ini terbukti ampuh, pada saat segala cara duniawi telah di tempuh dan hasilnya mentok bagi PSIS Semarang.
Sudah dua kali Yoyok Sukawi dan PSIS Semarang melibatkan usaha jalur langit. Yakni saat bertanding dengan Barito Putera menang 1-0 dan menang lawan PSM Makassar skor 2-1.
Pasukan jalur langit tersebut adalah para santri pondok pesantren yang diundang oleh Yoyok Sukawi untuk hadir nonton PSIS Semarang bertanding di Stadion Jatidiri.
Terbaru, PSIS Semarang kembali mengundang santri dari pondok pesantren pada laga menghadapi PSM Makassar di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (30/9/2023).
Kali ini santri yang diundang yakni dari Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Semarang.
Pada laga tersebut, PSIS berhasil unggul dengan skor 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Gali Freitas dan Vitinho.
Menurut Yoyok Sukawi, doa dan lantunan selawat dari santri pondok pesantren sangat membantu PSIS dalam memenangkan pertandingan.
Baca Juga: Panggil Seluruh Pemain Abroad ke Timnas Indonesia, Bukti Shin Tae-yong Hormati Brunei Darussalam?
"Kemarin kami kembali mengundang adik-adik dari Ponpes. Matur suwun Ponpes Askhabul Kahfi beserta jajaran pengurus yang sudah menyempatkan hadir. Jalur langit ngeri untuk membantu PSIS karena doa dan lantunan selawat sepanjang pertandingan," tutur Yoyok Sukawi pada Minggu (1/10/2023).
Saat ini PSIS Semarang ada diperingkat keempat klasemen sementara BRI Liga 1. Memiliki poin yang sama dengan Persib Bandung yang ada diperingkat ketiga yang unggul selisih gol.
Laga selanjutnya PSIS Semarang akan bertanding lawatan ke kandang RANS Nusantara (6/10) dan kemudian kembali tandang ke markas Persikabo (20/10/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG
-
Hukuman Pelaku atau Perbaikan Sistem? Menolak Narasi "Oknum" yang Berulang
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
BLACKPINK Bawa Pesan Keberanian dan Persatuan di Comeback Lagu Terbaru, Go
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Yamaha Racing Indonesia Rilis Formasi Pembalap 2026 Demi Target Juara Dunia
-
Antara Idealisme dan Uang: Realita Pembajakan Buku dalam Selamat Tinggal
-
2 Kejanggalan Sikap Ayah Bocah di Sukabumi yang Meninggal Disiksa Ibu Tiri, Apa Itu?