Suara.com - Partai Gerindra bakal sibuk beberapa hari ke depan, partai berlambang burung Garuda itu dijadwalkan menerima sejumlah kunjungan partai. Untuk Rabu (5/4/2023) hari ini, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan bakal berkunjung.
Hal itu dibenarkan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad membenarkan. Menurut dia, pertemuan Gerindra pada pekan ini tidak sebatas dengan Perindo. Pada Kamis (6/4/2023) besok, Gerindra juga akan menerima kunjungan partai lainnya.
"Hari ini rencananya memang kita kedatangan Perindo. Besok kita kedatangan PBB, lusa ada lagi," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (5/4/2023).
Dasco mengatakan, pertemuan dengan sejumlah parpol itu dalam rangka silaturahmi.
"Pokoknya kita menerima silaturahmi dari teman-teman partai politik," kata Dasco.
Sementara itu mengenai apa yang menjadi pembahasan pada pertemuan Gerindra dan Perindo sore ini, Dasco enggan menjelaskan.
Hanya mengatakan, kunjungan Perindo ke Gerindra memang sudah lama direncanakan, tetapi tertunda.
"Sehingga baru bisa sore ini pertemuan dengan Perindo. Besok dengan PBB kemudian ada beberapa partai lain," kata Dasco.
Adapun Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan jajaran elite Gerindra lain yang dijadwalkan menyambut langsung kunjungan Perindo di Kertanegara IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Juga: PDIP Ingin Kursi Capres jika Gabung Koalisi Besar, Gerindra Tahan Diri Menanggapi
Sebelumnya, berdasarkan undangan yang diterima Suara.com, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo dijadwalkan akan menyambangi kediaman pribadi Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (5/4/2023) sore nanti.
Agenda pertemuan tersebut akan dilakukan mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Dalam undangan tersebut dituliskan jika Partai Perindo memang sedang melakukan safari politik. Sementara menyambangi Prabowo merupakan bagian dari silaturahmi.
Sekretaris Jenderal DPP Perindo, Ahmad Rofiq membenarkan terkait adanya agenda tersebut.
"Benar agenda tersebut," kata Rofiq saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (5/4/2023).
Hanya saja, Rofiq tak menjelaskan lebih jauh soal pertemuan Ketum Perindo dengan Prabowo tersebut. Ia hanya menegaskan jika pertemuan tersebut merupakan silaturahmi kebangsaan.
"Silaturrahim kebangsaan," katanya.
Berita Terkait
-
PDIP Ingin Kursi Capres jika Gabung Koalisi Besar, Gerindra Tahan Diri Menanggapi
-
Gerindra Bicara Kans Prabowo Jadi Capres Koalisi Besar
-
Respons Dasco Gerindra Setelah PPP Kabarkan Sandiaga Uno Segera Gabung
-
PDKT? Prabowo Subianto Tunjukkan Sikap Gentleman ke Sri Mulyani di Hadapan Publik, Hingga Disebut Romantis
-
Ketum Perindo Hary Tanoe Bakal Temui Prabowo Di Kertanegara Sore Nanti, Bahas Apa?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen