Suara.com - Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto kini menjadi 'primadona' para ketua umum partai politik atau parpol.
Adapun baru-baru ini, kediamannya di Kertanegara tersebut ramai dikunjungi ketua umum dari berbagai partai. Fenomena tersebut menjadi sinyal bahwa Prabowo berpotensi untuk membangun koalisi besar yang mengungguli koalisi-koalisi lainnya yang sudah ada.
Lantas, siapa saja ketum partai yang melawat Prabowo dan apa saja yang mereka bahas?
Ketum Perindo sowan ke Prabowo: Tak buat deal
Rumah Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan kini ramai dikunjungi oleh sederet ketum parpol, salah satunya adalah Ketua Umum DPP Perindo Hary Tanoesoedibjo.
Sosok konglomerat industri media dalam negeri tersebut bertemu Prabowo pada Rabu (5/4/2023). Kala itu, Prabowo mengungkap bahwa pihaknya membuka pintu bagi Perindo jika ingin berpangku tangan membangun koalisi.
Sayangnya, Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan tak ada kesepakatan yang dibuat dalam pertemuan tersebut. Hary dan Prabowo hanya bertemu guna menjalin komunikasi.
Ferry lebih lanjut mengungkap pihaknya akan melirik partai lain seperti Golkar.
"Iya itu akan menjadi rencana bagian dari aktivitas kita (kunjungan ke NasDem). InsyaAllah kita hari Senin akan ke Partai Golkar selanjutnya akan ke partai-partai lain," ucapnya.
PAN ikut sambangi Prabowo
Partai Amanat Nasional atau PAN pada akhirnya juga turut mengambil kesempatan sebagaimana yang dilakukan oleh Perindo.
Hari ini, Sabtu (8/4/2023) Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bertemu dengan Ketua Umum Gerindra di Kertanegara itu demi memetakan hubungan mereka di masa yang akan datang.
Zulhas mengungkap maksud kedatangannya ke kediaman Prabowo bahwa dirinya bersama jajaran pengurus PAN mendatangi Prabowo untuk bersilaturahmi serta memperkuat komitmen kebangsaan.
PBB lirik kemungkinan ketumnya jadi Cawapres
Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra juga telah melawat Prabowo di kediamannya pada Kamis (6/4/2023).
Berita Terkait
-
Koalisi Besar Sedikit Lagi Terbentuk? Yandri PAN: Insya Allah Ada Titik Temu Sampai Tentukan Capres dan Cawapresnya
-
KIB Beri Sinyal Dukung Prabowo di Pilpres 2024, PAN: Itu Sangat Mungkin!
-
Ketum PAN Zulhas Ngaku Siap Jadi Penggerak Koalisi Kebangsaan di Bawah Komando Jokowi
-
Usai Zulhas Sambangi Prabowo, Koalisi Besar Segera Terwujud? Waketum PAN: Jalan Tengah Lah
-
Usai Bertemu Prabowo di Kertanegara, Zulhas Ungkap Koalisi Kebangsaan Inisiatif Jokowi
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram
-
Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026
-
Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS