Suara.com - PDIP belum juga menentukan sikap apakah akan berjalan sendirian atau mau bergabung dengan Koalisi Besar. Namun, peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menyebut PDIP sangat berpeluang menjadi pimpinan dalam Koalisi Besar jika mengajukan nama Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
“PDIP sangat besar peluangnya untuk menjadi magnet pembentukan koalisi,” kata Saidiman saat dihubungi, Rabu (19/4/2023).
Saidiman mengungkap ada tiga alasan yang membuat PDIP bisa menjadi pimpinan dari koalisi besar. Pertama, PDIP adalah partai pemerintah yang saat ini kadernya menjadi presiden.
“PDIP adalah partai pemerintah yang kadernya menjadi presiden sekarang, yaitu Jokowi,” ungkapnya.
Kedua, PDIP adalah partai terbesar di parlemen dan berpotensi kembali menjadi partai pemenang pemilu.
Sementara alasan yang ketiga, kata Saidiman, salah satu tokoh potensial yang menjadi calon presiden yakni Ganjar Pranowo.
Adapun untuk saat ini, menurut hasil survei SMRC, elektabilitas Ganjar kembali naik setelah sebelumnya menurun akibat menolak timnas Israel ikut bermain di Piala Dunia U-20.
“Ketiga, tokoh yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi sekarang adalah kader PDIP, Ganjar Pranowo,” tuturnya.
Baca Juga: Sudah Senior, Sekjen PDIP Sebut Megawati Akan Prakarsai Kerja Sama Politik Besar
Berita Terkait
-
Presiden PKS Mendadak Kunjungi Markas PPP, Mardiono Bongkar yang Akan Dibahas: Pasti Ngomongin Politik
-
Ridwan Kamil Hanya Fokus Pilpres 2024? Netizen: Terus Pencitraan
-
Cari Momen yang Pas, PDIP Bakal Umumkan Capres pada Pemilu 2024, Juni Nanti
-
Gara-gara Alasan Ini, Gerindra Anggap Wajar Jokowi Berikan Endorse Spesial untuk Prabowo di Pilpres 2024
-
Hasto Kristiyanto Sebut Tiga Tanggal di Bulan Juni, Kode Megawati Mau Umumkan Capres PDIP?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024