Suara.com - Restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menjadi penentu dalam suksesi kepemimpinan Indonesia di masa mendatang. Gambaran tersebut tertuang dalam hasil survei yang dilakukan Poltracking Indonesia terkait elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden.
Dalam salah satu survei yang ditanyakan kepada responden, yakni 'Apakah dukungan Presiden Joko Widodo terhadap salah satu pasangan capres-cawapres berpengaruh terhadap pilihan Bapak/Ibu/Saudara?'
Berdasarkan hasil survei ditemukan bahwa 51,2 persen menyatakan terpengaruh dengan restu atau dukungan pada pilihan Jokowi dalam menentukan capres-cawapres. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari jawaban sangat berpengaruh sebanyak 8,7 persen.
Sedangkan sejumlah 28,4 persen menyatakan tidak terpengaruh dengan capres dan cawapres yang didukung Jokowi.
Selain pertanyaan tersebut, dalam survei Poltracking juga menanyakan, 'Apakah Bapak/Ibu/Saudara akan memilih pasangan capres-cawapres yang didukung oleh Presiden Joko Widodo?'
Berdasarkan jawaban yang dihimpun dalam survei Poltracking Indonesia didapat jika 47,5 persen responden akan mempertimbangkan untuk memilih pasangan capres-cawapres yang didukung Jokowi. Sementara publik yang akan memilih capres-cawapres pilihan Jokowi mencapai 21,7 persen, adapun yang tidak akan memilih 9,2%.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Poltracking Hanta Yuda mengemukakan, nama Prabowo Subianto saat ini memiliki elektabilitas yang mengungguli Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan. Berdasarkan hasil surveu, elektabilitas Prabowo mencapai 30,1 persen, Ganjar Pranowo 28,3 persen.
"Terkonfirmasi Prabowo Subianto 30,1 persen, Ganjar Pranowo 28,3 persen, hanya terpaut satu koma sekian persen, sementara margin of eror survei ini 2,9 persen plus minus," kata Hanta dalam paparannya, Jumat (28/4/2023).
Adapun di bawahnya yakni di urutan ketiga ada nama bakal calon dari Partai NasDem yakni Anies Baswedan dengan angka diperoleh 20,4 persen.
Baca Juga: Survei Poltracking, Erick Thohir Cawapres Terkuat untuk 2024
"Anies Baswedan 20,4 persen. Nama yang lainnya di bawah 5 persen," tuturnya.
"Di luar tiga nama ini semakin sulit akan muncul capres potensial kuat mengingat pilpres tinggal sembilan bulan sekian hari kurang dari 10 bulan, 14 Februari," ujar Hanta.
Lebih lanjut, survei ini dilakukan usai ramainya terkait isu penolakan Israel di Piala Dunia U-20. Kemudian survei juga dilakukan sebelum Ganjar Pranowo dideklarasikan sebagai bacapres oleh PDIP.
Adapun untuk nama yang akan bersaing ke depannya nanti hanya tiga nama figur tersebut yakni Prabowo, Ganjar dan Anies. Bahkan Prabowo dan Ganjar cenderung saling menyalip.
"Tiga ini kompetitif di mana waktu masih sembilan bulan, saya kira ketiganya masih punya potensi kemenangan," pungkasnya.
Untuk survei ini dilakukan pada periode Februari, Maret dan April 2023 dengan metode tatap muka. Jumlah responden dalam survei ini sebanyak 1220 responden yang diambil dengan metode multistage random sampling. Survei memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus