Suara.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Sumatera Barat pada Sabtu (29/3/2023). Ia mengklaim kunjungannya tersebut bukan dalam rangka berkampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
"Niat saya tidak kampanye," kata Prabowo di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar, Sabtu (29/4/2023).
Hal tersebut dipertegas Prabowo karena sejauh ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum menetapkan masa kampanye. Dengan demikian, kunjungannya kali ini semata-mata untuk bersilaturahmi sekaligus memenuhi undangan pengukuhan gelar adat Wamenaker.
"Kan belum boleh kampanye, jangan. Tidak boleh, saya tidak mau," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, mantan Danjen Kopassus tersebut mengungkapkan rasa kagumnya dengan Tanah Minangkabau. Ia mengungkap ada hubungan spesial antara dirinya dengan masyarakat di daerah tersebut.
"Saya merasa punya hubungan khusus dengan Tanah Minang dan rakyat Minangkabau," terangnya.
Prabowo menjelaskan bahwa rakyat Sumatera Barat memberikan putra-putri terbaiknya untuk berkontribusi membangun negara.
"Saya waktu kecil pernah berada di Sumatera Barat ini. Saya kenal benar sumbangan Minangkabau terhadap perjuangan bangsa. Rakyat Minangkabau telah memberi putra-putri terbaik untuk bangsa dan negara," ungkapnya.
Ia pun mengutarakan sejumlah nama yang berkontribusi besar bagi Indonesia, salah satunya adalah Wakil Presiden Pertama RI, Mohammad Hatta.
"Siapa yang tidak kenal tokoh-tokoh seperti Moh. Hatta, wakil presiden kita, proklamator kita yang bersama Soekarno, mempersatukan bangsa indonesia dan memimpin perjuangan. Dengan penuh resiko mereka mempertaruhkan nyawa untuk mengantar kita menjadi negara yang merdeka," lanjut Prabowo. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Sekjen Gerindra Sebut Prabowo Berencana Bertemu Ketum Golkar, Jajaki Koalisi?
-
Sebut Usung Ganjar Jadi Capres Tanpa Adanya 'Bisikan', Masinton PDIP: Ibu Mega Sangat Otonom
-
CEK FAKTA: Gibran Siap Lepas Jabatan Demi Mantapkan Dukungan Terhadap Anies Baswedan
-
Survei SMRC: 30,4 Persen Pemilih Kritis Pilih Ganjar di Pilpres 2024, Siapakah Mereka?
-
Soal Cawapres, Relawan Ganjar Pranowo Serahkan Keputusan ke Partai Pengusung
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024