Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi dideklarasikan sebagai bakal calon presiden 2024 dari PDI Perjuangan. Pengumuman Ganjar Pranowo sebagai capres disampaikan langsung oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada Jumat (21/4/2023) lalu.
Walau begitu, orang nomor satu di Jawa Tengah itu tak terhindar dari sederet kontroversi sebelum diusung jadi capres PDIP. Simak jejak catatan merah Ganjar Pranowo yang jadi capres 2024 berikut ini.
Kasus korupsi E-KTP
Ganjar sempat tersenggol kasus korupsi e-KTP pada November 2017 lalu. Hal ini sempat diungkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin saat memberikan kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
Dalam sidang itu, Nazaruddin menyatakan melihat Ganjar yang saat itu menjabat Wakil Ketua Komisi lI DPR menerima uang dalam proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sebesar 500.000 dollar AS.
Kendati demikian, tudingan itu tidak pernah terbukti. Artinya Ganjar dinyatakan sama sekali tidak bersalah maupun terlibat kasus mega korupsi tersebut.
Izin pabrik Semen Rembang
Pada tahun 2017, Ganjar juga jadi sorotan karena memberikan izin pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. Surat izin penambangan semen yang ditandatangani Ganjar itu mendapatkan protes dari lembaga pelestarian dan pencinta lingkungan.
Pasalnya, Ganjar dianggap tak bijak dalam memberikan izin pembangunan pabrik semen. Namun hal itu ditanggapi Ganjar dengan santai. Dia bahkan mempersilahkan para pihak yang merasa dirugikan untuk menuntutnya ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Baca Juga: Cek Fakta: Timnas Indonesia Tergabung di Grup A Piala Dunia U-20, FIFA Coret Israel, Benarkah?
Ganjar mengatakan penerbitan izin lingkungan semen di Rembang adalah tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Penilai Amdal (KPA). Komisi tersebut menurut Ganjar telah melaksanakan sidang penilaian adendum Amdal semen di Rembang pada 2 Februari 2017.
Kasus tambang Wadas
Ganjar juga pernah terseret kasus tambang Wadas yang berlatar belakang rencana pemerintah dalam membuka penambangan terbuka batuan andesit.
Menurut masyarakat setempat, penambangan batu itu akan merusak lingkungan desa sehingga muncul 'Gerakan Wadas Melawan' yang mendesak Ganjar mencabut Izin Penetapan Lokasi (IPL) penambangan batu andesit untuk proyek Bendungan Bener.
Sebagai Gubernur Jawa Tengah, Ganjar menyebut pihaknya tak memiliki banyak kewenangan dalam proyek penambangan batu andesit dan penanganan konflik di Wadas, Bener, Purworejo.
Dia menegaskan penambangan andesit di Wadas untuk kebutuhan material proyek strategis nasional (PSN) Bendungan Bener. Hal itu berarti bukan ranah Pemprov Jawa Tengah melainkan Kementerian PUPR.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Timnas Indonesia Tergabung di Grup A Piala Dunia U-20, FIFA Coret Israel, Benarkah?
-
Sebut Ganjar dan Anies Putera Terbaik Bangsa, Prabowo Subianto Tak Kapok Nyapres
-
Soal Wacana Duet Ganjar-Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Tegaskan Hal Ini
-
Gibran Colek Ganjar Usai Diminta Jaga Lereng Merapi, Warganet: Gubernur Lagi Sibuk Kampanye
-
Prabowo Subianto Sebut Ganjar dan Anies Putra Terbaik Bangsa
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan