Suara.com - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Ondang atau Oso menanggapi penyerahan mantan kader Partai Hanura ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Gerindra yang dilakukan oleh Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto.
Bahkan, Wiranto yangnjuga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Partai Hanura menitipkan para mantan kader Partai Hanura untuk didaftarkan menjadi calon legislatif.
Awalnya, Oso menegaskan bahwa Partai Hanura telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilu 2024.
Untuk itu, Partai Hanura memiliki hak untuk memilih nama-nama dari kadernya yang akan didaftarkan menjadi balal calon legislatif.
"Kalau ada orang yang dipecat Hanura, kasihan mau dijual-jual ke mana juga enggak laku. Kalau laku pun, bodoh juga yang nerima dia," kata Oso di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Rabu (10/5/2023).
Menurut dia, kabar mengenai para mantan kader Partai Hanura yang masuk ke partai-partai politik lain tidak akan mengganggu aktivitas partainya.
"Jangan yang cari-cari panggung di-pikirin. Nyari panggung kalau enggak laku ya tetap enggak laku dan orang mencari track record orang-orang yang bicara besar," ujar Oso.
Sebelumnya, Wiranto menyerahkan lebih dari 100 mantan kader Hanura yang tergabung dalam komunitas Jendral Wiranto Club alias JW Club ke PPP.
Selain itu, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto juga telah menyatakan kesediannya untuk menerima mantan kader Partai Hanura.
Baca Juga: Daftarkan 32 Persen Bacaleg Perempuan, Oso Hanura: Mama-Mama Itu Penting, Jangan Disia-siakan
Berita Terkait
-
Daftarkan 32 Persen Bacaleg Perempuan, Oso Hanura: Mama-Mama Itu Penting, Jangan Disia-siakan
-
Dipimpin Ketum Osman Sapta Odang, Hanura Daftarkan 580 Nama Caleg ke KPU
-
Manuver Wiranto Wira-wiri 'Jual' Eks Kader Hanura ke Parpol Tuai Kritikan, Salah Langkah?
-
Wiranto 'Jualan' Eks Kader Hanura, Kubu OSO Sinis: Lelucon Hiburan di Hari Tua
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis