Suara.com - Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) telah resmi menyatakan diri untuk mendukung bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas lantas mengusulkan nama koalisi anyar yakni Koalisi Indonesia Maju Berdaulat.
Sebelumnya, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah sepakat untuk membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR). Namun, PAN mengusulkan nama koalisi anyar karena ada dua partai baru yang ikut merapat.
“Saya usulkan namanya Koalisi Indonesia Maju Berdaulat,” kata Zulhas dikutip Rabu (16/8/2023).
Adapun setelah melangsungkan deklarasi, masing-masing partai yakni Gerindra, PAN, Golkar, dan PKB terus melakukan komunikasi kepada satu sama lain.
Di kesempatan terpisah, Prabowo pernah memaparkan sejumlah visi dan program untuk melanjutkan keberhasilan pemerintahan sebelumnya.
“Program pro rakyat yang diusung oleh Presiden Joko Widodo perlu kita lanjutkan dan kita perkuat lagi. Karena program tersebut bisa melindungi perekonomian bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” kata Prabowo.
Senada dengan Prabowo, Zulhas menitikberatkan isu kedaulatan sebagai kelanjutan dari keberhasilan pemerintahan Jokowi yang fokus pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, kedaulatan di bidang pangan, energi, dan lainnya menjadi hal penting untuk dicapai oleh pemerintahan selanjutnya.
“Pembangunan dalam bidang ekonomi dan infrastruktur yang telah dikerjakan Kabinet Indonesia Maju secara gemilang, perlu dilanjutkan dengan mengawal kedaulatan di bidang pangan dan energi. Swasembada pangan merupakan mandat pemerintahan berikutnya yang harus disukseskan bersama,” kata Zulhas.
Baca Juga: Prabowo Didukung Koalisi Gemuk, Demokrat Gak Mau Kalah: Kita Koalisi dengan Rakyat Lho!
Berita Terkait
-
Hashim Djojohadikusumo Adik Prabowo Subianto Dilaporkan ke Polisi Karena Catut Nama Jokowi
-
Ogah Baper Lihat Gerindra Gandeng Golkar dan PAN, PDIP: Kami Tak Merasa Ditinggal
-
Tak Gentar Lawan Koalisi Gemuk Pendukung Prabowo, Benny Demokrat: Yang Ramping Selalu Kalahkan Yang Gemuk
-
Belum Bahas Cawapres, Koalisi Pendukung Prabowo Bakal Bentuk Tim Kerja Rumuskan Strategi Pemenangan
-
Ini Pernyataan Adik Kandung Prabowo Yang Bikin Dipolisikan Pendukung Jokowi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim