Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menanggapi munculnya isu dugaan kekerasan yang dilakukan oleh bakal calon presiden (bacapres) yang menjabat sebagai menteri kepada salah satu wakil menteri atau wamen.
Menteri tersebut dikabarkan menampar dan mencekik wamen dalam sebuah rapat terbatas. Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengatakan, konteks penanganan pelanggaran yang jadi kewenangan Bawaslu.
Menurut dia, Bawaslu hanya punya kewenangan melakukan penanganan terhadap pelanggaran yang berkaitan dengan kepemiliuan.
"Bawaslu ini kan kalau dalam konteks kewenangan untuk melakukan penanganan pelanggaran, dia hanya punya kewenangan untuk melakukan penanganan pelanggaran administrasi pemilu, pidana pemilu, pelanggaran etik, dan pelanggaran hukum lainnya," kata Lolly kepada wartawan, Selasa (19/9/2023).
Meski begitu, Lolly mengatakan apabila dugaan pelanggaran yang terjadi memenuhi unsur pelanggaran kepemiluan, maka Bawaslu akan mengkaji kasusnya lebih lanjut.
Lolly juga tak memungkiri jelang kontestasi politik Pemilu 2024 banyak bermunculan penggiringan opini. Untuk itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar tanpa mengetahui kebenarannya.
"Namanya tahun politik, semua isu bisa digoreng, maka kedewasaan kita sebagai orang yang mendapatkan informasi itu penting, tidak gampang memakan informasi secara mentah, harus dicek kebenarannya," tutur Lolly.
"Betul atau tidak, bohong atau enggak beritanya gitu. Hati-hati karena ini menyangkut nama baik orang lain ya, sehingga kecerdasan kita itu menjadi penting untuk bisa memilah informasi," tandas dia.
Baca Juga: Siapa yang Pertama Kali Ungkap Isu Menteri Cekik Wamen, Sengaja Sudutkan Prabowo?
Berita Terkait
-
Siapa yang Pertama Kali Ungkap Isu Menteri Cekik Wamen, Sengaja Sudutkan Prabowo?
-
Soal Isu Capres Cekik Wamen Sudah Dibantah Jokowi, Jubir Prabowo: Buzzer Setop Sebar Hoaks!
-
Analis Sebut Pernyataan Jokowi Ampuh Redam Serangan Politik ke Prabowo Soal Tampar-Cekik Wamen
-
Soal Isu Prabowo Tampar dan Cekik Wamen, Jokowi: Tahun Politik Banyak Berita Seperti Itu!
-
Jokowi Tertawa Dengar Isu Prabowo dan Wamen: Masa Nyekik...
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024