Suara.com - Wartawan kondang Najwa Shihab mencecar ketiga bakal calon presiden (bacapres) terkait dengan pandangan terhadap isu-isu kenegaraan sebagai calon penerus estafet kepemimpinan republik.
Bacapres Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan masing-masing memberikan gaya menjawab yang berbeda kala dibanjiri pertanyaan dalam acara yang digelar Mata Najwa bertajuk "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Selasa (19/9/2023).
Sontak, warganet menyoroti perbedaan masing-masing cawapres kala memberikan pandangan mereka.
Respon ketiga bacapres ditanya Najwa Shihab: Ganjar dituding narsis
Warganet turut menyaksikan bagaimana para bacapres menjawab segudang pertanyaan dari Najwa.
Seorang warganet memberikan pujian kepada Anies lantaran bisa memberikan jawaban yang dapat dicerna oleh para pemuda meski terkesan mendayu-dayu.
"Pak Anies: karena pinter merangkai kata, apa yg dia omongin sangat relate dengan anak muda dan mudah dicerna, meski mendayu-dayu" ketik warganet.
Sayangnya, warganet tersebut tak memberikan pujian yang sama ke Ganjar dan Prabowo.
Warganet tersebut justru menuding Ganjar narsis alias fokus ke dirinya sendiri.
Baca Juga: Reaksi Ganjar Pranowo Saat Rapat Perdana Bareng Parpol dan Timses di Gedung MNC Grup
"Pak Ganjar: narsis," kritik seorang warganet.
Lalu Prabowo di mata warganet tersebut tak memberikan jawaban yang menggaet audiens milenial.
"Pak Prabowo: pembawaan orang tua banget, rada susah nyambung padahal sebenarnya kalo diteliti, jawaban dia nyambung," lanjut tulis warganet itu.
Bukan cuma satu orang, warganet lain memuji Anies dan mencemooh Ganjar sebagai sosok yang narsis dari jawabannya.
"Respons nonton Mata Najwa hari ini. Anies: Keren. Intelligent and full of strategy (Cerdas dan penuh strategi -red). Bersyukur banget Indonesia punya orang sepert ini. Ganjar: Oh no, puyeng. What a narcissistic guy. (Betapa narsisnya dia -red)," kritik warganet.
Kendati demikian, warganet tersebut tetap mengapresiasi Prabowo.
Berita Terkait
-
Reaksi Ganjar Pranowo Saat Rapat Perdana Bareng Parpol dan Timses di Gedung MNC Grup
-
Momen Prabowo Joget Ditanya Najwa Shihab soal Eks Napi Korupsi
-
Deretan Kisah Tempramennya Prabowo: Tinju Meja hingga Lempar Ponsel
-
4 Sekjen Parpol Kompak Senyum-senyum saat Ditanya Kabar Mahfud-Sandiaga Menguat Jadi Bacawapres Ganjar
-
Sekjen PDIP Bakal Dilaporkan Relawan Prabowo, Noel: Pernyataan Hasto Seakan Meletigimasi Kebohongan Alifurrahman
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS