Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menjawab ihwal peluang dirinya menjadi calon wali kota Depok. Kaesang melempar isyarat takkan maju menjadi calon Depok 1.
Hal ini disampaikan Kaesang menjawab pertanyaan ibu-ibu dalam saat hadir di acara silaturahmi dengan Solidaritas Merah Putih atau Solmet.
Kaesang memberikan sinyal ingin fokus mengurus PSI dengan jabatannya saat ini sebagai ketua umum.
"Dan tadi juga mau menjawab tentang Depok, nanti, ya, ibu-ibu ya, soalnya kalau di partai kan saya bisa ngurus keseluruhan, bisa ngurus setiap orang di setiap posnya masing-masing," kata Kaesang di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (11/10/2023).
"Nanti kalau saya jadi walkot Depok, mau nggak mau nanti saya harus fokus di Depok aja. Padahal ada Indonesia yang sebenarnya harus diurus," sambungnya.
Melalui sambutannya, Kaesang menegaskan kembali bahwa dirinya tidak akan ikut dalam pencalonan apapun, baik sebagai anggota legislatif maupun kepala daerah.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas sambutannya di sini, buat bapak, ibu, mohon titip diri dengan teman-teman PSI lainnya. Kalau saya sih kan nggak nyaleg, nggak nyalon, nggak apa pun, saya mau nyantai, mau liburan sama istri saya," kata Kaesang.
Berita Terkait
-
Heboh Kaesang Pangarep Diusulkan Jadi Bupati Boyolali, Spanduk Dukungan Mulai Bermunculan
-
Sempat Tuntut PSI Rp 1 Triliun, Viani Limardi Kini Jadi Bacaleg Gerindra
-
Partai 'Merah Putih' Bakal Gabung Dukung Prabowo, Gibran Berpeluang Jadi Cawapres
-
Tak Hanya PSI, Gerindra akan Berikan Karpet Merah untuk Parpol yang Gabung Mendukung Prabowo
-
Diklaim Dasco Partai Warna Merah-Putih Akan Gabung Dukung Prabowo, Tanggapan Kaesang Malah Heran
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024