Berdasarkan foto yang didapat Suara.com, terlihat Megawati berdiri berdampingan dengan Mahfud, keduanya tampak tersenyum.
Dalam foto itu, Megawati tampak mengenakan dress berwarna merah jambu. Sementara Mahfud MD memakai baju batik berwarna dominan hijau muda dengan motif aksen cokelat.
Foto tersebut menampilkan latar belakang ruang tamu diduga di kediaman Megawati di Teuku Umar. Mahfud dalam foto tersebut juga terlihat menggenggam sejumlah kertas seperti semacam dokumen.
Selain foto dengan Megawati, ada juga foto Mahfud MD dengan Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) ditemani dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura Benny Rhamdani juga beredar.
Dalam foto tersebut, Mahfud mengenakan pakaian yang sama dengan foto ketika bertemu Megawati.
Ketika dikonfirmasi Suara.com, Waketum Hanura Benny Rhamdani enggan membeberkan soal foto yang beredar tersebut. Sembari tertawa, Benny mengaku lupa dan heran mengapa foto tersebut bisa tersebar.
"Hehehe... Saya juga nggak tahu ya itu foto dari siapa dan saya juga lupa itu foto kapan," kata Benny saat dikonfirmasi, Selasa (17/10/2023).
Meski begitu, ia enggan menanggapi lebih jauh soal foto yang beredar tersebut. Menurutnya, hal itu hanya sebuah kebetulan belaka saja.
"Mungkin hanya kebetulan hehe," katanya.
Baca Juga: Bakal Diumumkan Besok, Benny Rhamdani Kasih Bocoran Cawapres Ganjar Berinisial M
Dua Kali 'Diprank' Jokowi
Mundur sekitar empat tahun lalu saat Pilpres 2019, Mahfud MD juga sempat digadang-gadang bakal jadi sosok cawapres. Jelang pengumuman cawapres oleh PDIP bersama partai koalisinya, ia santer disebut bakal jadi cawapres pendamping Jokowi.
Menariknya, sehari jelang deklarasi pengumuman cawapres Jokowi, inisial M juga muncul ke publik. Adalah Romahurmuziy yang kala itu sebagai Ketum PPP memberikan petunjuk bahwa cawapres Jokowi di Pilpres 2019 berawalan huruf M.
Dia menyebut sosok tersebut "mewakili warna religiusitas ormas Islam terbesar di Indonesia serta sudah malang melintang dalam aneka jabatan publik sejak reformasi".
Nah, fokus publik pun tertuju pada sosok Mahfud MD yang saat itu menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Bahkan, Mahfud MD sendiri kala itu dengan jelas mengaku telah diminta secara resmi jadi cawapres Jokowi. Ia juga menyatakan alasan kesediaannya dalam mendampingi Jokowi.
"Pertama tentu panggilan sejarah ya, saya kan aktivis juga, pengin juga ada di medan perjuangan. Kedua tentu kepercayaan Pak Jokowi kepada saya, kalau memilih saya tentu kan percaya kepada saya. Ketiga elektabilitas Pak Jokowi untuk menang itu sangat bisa," kata Mahfud kala itu sebagaimana disitat dari DW.
Namun secara dramatis, Jokowi pada akhirnya mengumumkan bahwa cawapres pendampingnya adalah Ma'ruf Amin.
"Saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari Koalisi Indonesia Kerja bahwa yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden 2019-2024 adalah Prof. Dr. Ma'ruf Amin," kata Jokowi di Restoran Plataran, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2019).
Tiap Pilpres Masuk Bursa Cawapres
Rekam jejak Mahfud MD yang santer disebut-sebut akan jadi cawapres bukan kali ini saja terjadi.
Di kontestasi Pilpres 2014, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga disebut akan dipilih Jokowi kala itu.
Mahfud MD sempat diusung PKB, namun pada akhirnya kandas.
PKB tak jadi memberikan tiket kepada Mahfud di Pilpres 2014. PKB pada akhirnya mendukung duet Jokowi-Jusuf Kalla, padahal saat itu PKB mengajukan nama Mahfud.
Nah jelang pendaftaran Pilpres 2024, nama Mahfud MD kembali santer disebut-sebut bakal jadi cawapres untuk mendampingi Ganjar Pranowo. Akankah hal itu bisa terwujud, atau justru kena prank lagi? Patut ditunggu pengumuman oleh PDIP pukul 10.00 WIB nanti.
Tag
Berita Terkait
-
Poster Ganjar - Mahfud Viral di Media Sosial Jelang Pengumuman Megawati Besok
-
Bakal Diumumkan Besok, Benny Rhamdani Kasih Bocoran Cawapres Ganjar Berinisial M
-
Tokoh Berinisial M Disebut Bakal Jadi Cawapres Ganjar, Beredar Foto Mahfud Bersama Megawati
-
Beri Saran Prabowo kalau Mau Ambil Gibran, Eks Kader PDIP: Minta Izin ke Megawati Bukan Jokowi
-
Cawapres Ganjar Bakal Diumumkan Besok Berinisial M? Hasto PDIP Bilang Begini
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024