Suara.com - Masa penantian pengumuman nama cawapres Prabowo Subianto diwarnai dengan riuh dan simpang siur. Sebab, beredar kabar burung bahwa Prabowo akan memilih Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.
Padahal sosok Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya telah dipasangkan dengan sang Ketua Umum Gerindra tersebut.
Adapun Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ditemui di dekat kediaman Prabowo, Jakarta, Rabu (18/9/2023) meminta agar publik segera bersabar.
Pasalnya, pihak koalisi akan segera merilis secara resmi nama cawapres Prabowo. Kendati demikian, isu Gibran bakal tikung Erick Thohir telah kadung menjadi bola panas.
Sekjen Gerindra beri 'kode' halus Gibran cawapres Prabowo
Ironisnya, sosok yang memberi kode-kode halus bahwa putra Presiden Joko Widodo akan menjadi cawapres Prabowo adalah Ahmad Muzani.
Muzani dalam kesempatan yang sama juga membeberkan beberapa ciri-ciri dari sosok yang telah 'dipinang' sang Menteri Pertahanan untuk menjadi cawapresnya.
Salah satu ciri-cirinya menyebutkan bahwa cawapres Prabowo adalah anak muda.
"Indonesia negeri yang kaya, penduduknya berjuta-juta. Kita ingin Indonesia jaya, Prabowo dan anak muda jawabannya," bunyi pantun Muzani.
Baca Juga: Gibran Diam-diam Terbang ke Jakarta dari Semarang, Ada Agenda Apa?
Terkait ciri-ciri tersebut, Gibran lolos seleksi lantaran ia masih berusia 36 tahun. Ciri-ciri kedua yakni sosok cawapres Prabowo berpengalaman di pemerintahan.
Gibran tercatat berpengalaman menjadi Wali Kota Surakarta di awal kariernya sebagai politisi.
Adapun ada beberapa kode halus yang turut disebut Muzani, yakni Stasiun Balapan yang turut disebutkan dalam pantunnya.
Stasiun Balapan merupakan stasiun kereta api utama di Solo, yakni tempat Gibran memimpin.
"Beli pisang sambil sepedaan, pulangnya mampir Stasiun Balapan. Cawapres Prabowo akan segera diumumkan, dia sosok berpengalaman di pemerintahan," ucap dia.
Golkar ungkap cawapres Prabowo bukan Gibran
Berita Terkait
-
Gibran Diam-diam Terbang ke Jakarta dari Semarang, Ada Agenda Apa?
-
Bakal Gelar Rapimnas Besok, Golkar akan Bahas Nama Cawapres Prabowo
-
Zulhas Sudah Tiba ke Jakarta Jumat Siang, Prabowo Bakal Kumpulkan Para Ketum Koalisi Malam Ini buat Bahas Cawapres?
-
Beta Gibran Riau soal Isu Cawapres Prabowo: Mas Gibran Sangat Paham Milenial-Gen Z
-
Koalisi Pro Prabowo Disebut Antiklimaks Gegara Tak Kunjung Deklarasi Gibran Cawapres
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan