Suara.com - Koalisi Indonesia Maju buka suara terkait tidak adanya pembahasan soal penyelesaian kasus HAM di visi-misi pasangan capres dan cawapres Prabowo-Gibran. Menurut mereka, penyelesaian kasus HAM merupakan sesuatu yang berjalan terus dari waktu ke waktu.
Berdasarkan penilaian tersebut, Koalisi Indonesia Maju kemudian tidak menyertakan penyelesaian kasus HAM di visi-misi pasangan Prabowo-Gibran.
Menurut Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, penyelesaian kasus HAM merupakan keberlanjutan yang terus dilakukan oleh presiden di masing-masing eranya. Karena itu, nantinya Prabowo-Gibran tentu akan melanjutkan.
"Itu kan sudah berjalan. Hal-hal yang sudah berjalan ya dilanjutkan. Kan proses-proses pelanggaran HAM masa lalu juga diproses baik di era Pak SBY diproses, kemudian di eranya Pak Jokowi juga diproses. Artinya kan hal-hal yang untuk dilanjutkan ya dilanjutkan," kata Khaeron di Kompleks Parlemen Senayan dikutip Jumat (3/11/2023).
Kata dia, visi-misi yang ditampilkan Prabowo-Gibran saat ini merupakan harapan dan keinginan rakyat. visi-misi yang tercantum bukan sekadar keingingan Prabowo maupun Gibran.
"Itu adalah keinginan rakyat. Keinginan masyarakat yang ditampung kemudian ini dijadikan visi dan misi Pak Prabowo dan Gibran. Jadi ini harus dipahami bahwa sesuatu yang sudah berjalan baik ya tentu ini dilanjutkan, continuity," tutur Khaeron.
"Kemudian sesuatu yang ini dianggap baru dan menjadi harapan rakyat, apalagi ada perhatian khusus terhadap gen z, kaum milenial, ya tentu ini harus menjadi skala prioritas karena 54 persen kan anak muda," sambung dia.
Ada perbedaan yang tampak dalam visi-misi bakal calon presiden (capres) dan cawapres 2024. Seperti yang terlihat pada visi-misi Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di mana tidak ada pembahasan soal penyelesaian kasus HAM.
Asta Cita Prabowo-Gibran
Baca Juga: Kompilasi Sejumlah Survei Pilpres Terkini: Prabowo-Gibran Digoyang, Tapi Elektabilitas Tetap Nendang
Dilihat dari dokumen yang diterima Suara.com, Prabowo-Gibran memiliki visi, 8 misi atau disebut sebagai Asta Cita, 8 program hasil terbaik cepat (PHTC), 17 Program Prioritas serta Program Kerja.
Tidak ada satu pun misi yang menyinggung soal penyelesaian kasus HAM masa lalu.
Dalam Asta Cita 7, Prabowo-Gibran hendak memperkuat reformasi politik, hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Dalam reformasi hukum, keduanya justru berfokus pada penguatan dalam segi pemberantasan korupsi.
Berita Terkait
-
Kompilasi Sejumlah Survei Pilpres Terkini: Prabowo-Gibran Digoyang, Tapi Elektabilitas Tetap Nendang
-
Elektabilitas 3 Capres-Cawapres Versi 3 Survei Berbeda, Siapa yang Unggul?
-
Hasto PDIP Ingatkan Prabowo-Gibran Soal Penyelesaian Kasus HAM Masa Lalu di Visi-Misi Pilpres 2024
-
Ketua TKN Rosan Roeslani Temui Langsung Khofifah ke Surabaya, Ajak Gabung Tim Prabowo-Gibran
-
Khofifah Indar Parawansa Santer Disebut Masuk TKN Prabowo-Gibran, Gus Miftah: Insya Allah Tunggu Aja Minggu Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP