Suara.com - Sebanyak 57 ulama se-Jawa Tengah memberikan dukungan untuk bakal calon presiden (capres) Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Terdapat alasan khusus yang dimiliki para ulama sehingga memutuskan untuk mendukung Prabowo.
Seperti misalnya, ulama asal Semarang, Shodiq Hamzah yang ikut dalam acara silaturahmi bersama 57 ulama se-Jawa Tengah.
Shodiq mengaku pilihannya murni karena dirinya sendiri. Ia melihat Prabowo memiliki hati yang tulus bagi masyarakat Indonesia.
"Karena Pak Prabowo hati nuraninya betul-betul akan memakmurkan rakyat se-Indonesia," kata Shodiq di acara silaturahmi yang digelar di Aryaduta Menteng, Jakarta, Rabu (8/11/2023).
Selain itu, Shodiq juga melihat Prabowo yang begitu bersemangat membuat rakyat Indonesia makmur dan sejahtera.
"Beliau semangat sekali bagaimana Indonesia ini bisa makmur dan tidak punya utang. Mungkin semua harta bendanya akan diwakafkan demi negara ini," ujarnya.
Sementara itu, Kiai Mujiburrohman Ma'mun mengungkapkan, ulama memilih Prabowo karena memiliki program yang membantu para santri yakni beasiswa pendidikan.
"Terutama soal keumatan dan kepesantrenan, tentang kesempatan santri untuk bisa mendapatkan beasiswa dengan lebih baik, mendapatkan kesempatan belajar dengan lebih baik, kesehatan tentu saja, kesehatan dan kesejahteraan umat," terangnya.
Dalam acara yang sama, mantang Danjen Kopassus itu diberikan doa restu dari para ulama agar langkahnya di Pilpres 2024 dilancarkan.
Baca Juga: Berkat Akar Rumput, Elektabilitas Prabowo-Gibran Masih Kalahkan Paslon Lain
Sebabnya, para ulama dianggap layak untuk meneruskan kebijakan yang sudah dijalani oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
“Dari Pati Jawa Tengah kami datang jauh-jauh untuk memberikan doa restu kepada Pak Haji Prabowo, kami titipkan pilihan kami kepada beliau yang kami percaya bisa meneruskan apa yang sudah dilaksanakan, yang sudah sukses dijalankan oleh Pak Jokowi terutama yang berkaitan dengan keumatan dan kepesantrenan,” lanjutnya.
Prabowo ikut hadir pada acara silaturahmi 57 ulama itu. Mendapatkan dukungan dari puluhan ulama, Prabowo meminta doa restu kepada puluhan ulama se-Jawa Tengah tersebut agar setiap langkahnya demi kemajuan bangsa dan negara dapat menjadi suatu perjuangan yang penuh berkah.
"Paling penting doanya, doa restu. Kita percaya dengan kekuatan doa, ya," tutur Prabowo.
Prabowo tak menutupi akan adanya rencana pertemuan bersama para kiai hingga santri di Jawa Tengah.
"Insha Allah, kita akan atur jadwal," ucapnya.
Berita Terkait
-
Sentil Deddy Sitorus yang Ledek Jokowi, Jarnas 98: Isi Dompet OK, Isi Kepala KO
-
Survei Lanskap: Elektabilitas Prabowo-Gibran Unggul di Jabar dan Jatim, Apa Saja Faktornya?
-
Puluhan Ulama Jawa Tengah Nyatakan Dukungan, Prabowo: Paling Penting Doa dan Restunya
-
Prabowo Jadwalkan Ziarah ke Makam Pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy'ari
-
Kelakar Prabowo Sulit Cari Pinjaman Bank, Bintang Seabrek Nggak Laku
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024