Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Kurniasih Mufidayati mengklaim PKS menjadi satu-satunya partai yang memenuhi kuota 30 persen keterwakilan caleg perempuan untuk DPR RI pada Pemilu 2024 di semua Daerah Pilih (Dapil).
Ia pun mengaku bersyukur atas hal tersebut. Menurutnya, keterwakilan perempuan dalam Pemilu benar-benar dipersiapkan dengan matang oleh PKS.
Ia menyampaikan, dukungan dari pimpinan partai yang sangat besar dan juga besarnya jumlah Anggota Perempuan PKS menjadi modal besar bagi PKS dalam memenuhi kuota 30 persen keterwakilan caleg Perempuan.
"Sebagai partai politik, PKS serius dalam menyiapkan kepemimpinan termasuk dalam hal ini kepemimpinan perempuan sebagai caleg. Terima kasih kepada Pimpinan Partai dan Perempuan PKS yang terus memberikan inspirasi dan dukungan agar PKS bisa memenuhi keterwakilan perempuan sebagaimana amanat UU," kata Kurniasih kepada wartawan, Jumat (10/11/2023).
Ia mengatakan, PKS memang terbuka menerima menerima bergabungnya para tokoh perempuan dan masyarakat perempuan Indonesia.
Kurniasih mengungkapkan berterima kasih kepada perempuan Indonesia, tokoh-tokoh, ormas dan berbagai aktivis perempuan Indonesia yang memberikan kepercayaan kepada PKS.
"Proses kaderisasi kepemimpinan bagi perempuan PKS yang terus berjalan bisa menghadirkan anggota yang siap berjuang. Di sisi lain, kami juga bersyukur banyak tokoh perempuan dan masyarakat perempuan bergabung bersama PKS. Ini dukungan yang luar biasa kita terima," tuturnya.
Untuk itu, kata dia, para caleg perempuan PKS siap berjuang maksimal. Karena pemenuhan kuota 30 persen tersebut, kata dia, bukan sekadar pelengkap adminitratif atau memenuhi undang-undang saja.
Namun perempuan PKS, kata dia, yang masuk dalam CAD, semuanya memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menjadi wakil rakyat.
Baca Juga: NasDem Usul Ahmad Ali Jadi Kapten Timnas AMIN, PKS Tak Banyak Minta: Terserah Saja
Sementara di sisi lain proses menjadi CAD perempuan di PKS tidak meninggalkan koridor perannya di keluarga
Selain itu, para caleg disebutnya juga siap memenangkan memenangkan pasangan calon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di Pilpres 2023.
"Bismillah seluruh caleg Perempuan PKS bukan hanya di tingkat DPR RI tapi juga DPRD provinsi dan kabupaten/kota siap berjuang optimal untuk memenangkan PKS dan pasangan AMIN tanpa ragu, mohon doa restunya," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan