Suara.com - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini mengatakan Kapten Tim Nasional atau Timnas pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) bukan berasal dari kalangan tokoh yang populer.
"Jadi enggak ketua tim ini tidak harus orang yang sohor," ujar Jazuli saat ditemui Suara.com di Kompleks Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2023).
Menurut Jazilu, yang terpenting Kapten Timnas AMIN mengetahui bagaimana caranya untuk menang dalam Pilpres 2024 mendatang. Selain itu, nantinya Katen Timnas AMIN juga harus bisa mengakomodir kepentingan dari berbagai pihak.
"Yang penting dia ngerti bagaimana caranya menang, kan begitu. Tetapi didalamnya tentu kita akan mengakomodir berbagai macam kalangan," jelas dia.
Jazilu menilai Timnas AMIN bukan merupakan salah satu daya jual untuk memenangkan pasangan Anies-Imin. PKS berpandangan justru Anies-Imin yang punya peran penting untuk mendulang suara.
"Sebenarnya begini, yang jadi capres kan Pak Anies, yang jadi wapres kan Cak Imin. Yang mau dijual ini kan bukan timses, timses ini kan yang kerja pemenangan, kan begitu," tuturnya.
Struktur Timnas Segera Diumumkan
Sebelumnya, Jazilu mengatakan struktur AMIN akan diumumkan pada Kamis (9/11) sore.
"Tidak lama lagi (diumumkan), kalau nggak entar sore, besok pagi," kata Jazilu ketika ditemui di kompleks DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis.
Baca Juga: Elite Parpol Koalisi Perubahan Lagi Rapat, PKS Sebut Struktur Timnas AMIN Diumumkan Sore Ini
Namun begitu, Jazilu sendiri belum bisa memastikan hal tersebut. Ia hanya mengatakan jika terjadi pengunduran pengumuman, maka ada sesuatu hal yang terjadi.
"Ya kalau molor lagi ada sesuatu yang lain berarti," jelas dia.
Jazilu menambahkan, bahwa perwakilan dari tiga partai Koalisi Perubahan sedang mengadakan rapat hari ini. Adapun hal yang dibahas dalam rapat itu ialah mengenai Timnas AMIN.
"Semua hadir, semua perwakilan dari tiga partai lah. Semua perwakilan dari tiga partai rapat hari ini membahas tentang tim. Selesai pembahasan, kalau selesai hari ini segera akan diumumkan itu pasti nggak mungkin ditutupi," ujar Jazilu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024