Suara.com - Kapten Timnas AMIN, Muhammad Syaugi Alaydrus percaya diri pasangan capres-cawapres, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin akan memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Syaugi mengomentari terkait duet AMIN mendapatkan nomor urut 1.
"Terdaftar nomor satu, ambil urutan nomor satu, dapet nomor satu Insyaallah (menang) satu putaran, doa ini namanya doa kan," kata Syaugi kepada wartawan dikutip Rabu (15/11/2023).
Selain itu, Syaugi menilai nomor urut 1 akan menjadi pertanda baik bagi pasangan Anies dan Cak Imin.
"Mudah-mudahan nomor satu ini jadi pertanda baik, mudah-mudahan pasangan Anies-Muhaimin ini satu kali gol," kata dia.
Syaugi mengatakan Timnas AMIN akan bekerja untuk memenangkan Anies dan Cak Imin. Di mana bakal ada pembagian tugas lebih rinci di struktur Timnas AMIN.
"Ada kan sekarang ini kita menyatukan dulu. Captain itu ada co-captain nah itu kita bagi tugas nah di bawah co-captain ada deputi, untuk mengurusi bagian bidang, ada yang ngurus relawan, ada urusan yang lain dan sebagainya," tutur Syaugi.
Diketahui, pasangan Anies dan Muhaimin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pilpres 2024.
Sedangkan, pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka bernomor urut 2. Terakhir, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD bernomor urut 3.
Hal itu berdasarkan pengundian yang dilakukan dalam sidang pleno terbuka KPU di halaman KPU, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga: Israel-Palestina Memanas, Berikut Visi Misi Tiga Pasang Capres-Cawapres Untuk Perdamaian Dunia
"Dengan demikian nomor urut paslon presiden dan wakil presiden untuk tahun 2024 adalah nomor urut satu untuk pasangan calon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, nomor urut dua untuk Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, dan nomor urut tiga untuk Ganjar Pranowo dan Mahfud MD," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari di Kantor KPU.
Diketahui, KPU telah menetapkan tiga pasangan bakal calon presiden dan calon wakil presiden untuk Pilpres 2024 yaitu Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD, dan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka.
Berita Terkait
-
Israel-Palestina Memanas, Berikut Visi Misi Tiga Pasang Capres-Cawapres Untuk Perdamaian Dunia
-
Pilpres 2024: Anies-Muhaimin 1, Prabowo-Gibran 2 dan Ganjar-Mahfud 3
-
Usai Pengambilan Nomor Urut di KPU, Cak Imin: Kalau Mau Maju Pilih Nomor 1
-
Anies Bersyukur Dapat Nomor Urut 1 di Pilpres 2024, Cak Imin: Tanda-tanda Menang
-
Pendukung Anies-Cak Imin Teriakan Yel-yel Menang Satu Putaran Saat Pengambilan Nomor Urut Pilpres
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana