Suara.com - Eks Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengaku belum dihubungi pihak Tim Nasional Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (AMIN).
Pernyataan tersebut merespons namanya yang masuk dalam jajaran Dewan Pakar Timnas AMIN.
"Sampai saat ini, saya belum pernah dihubungi Pak Anies Baswedan dan Pak Muhaimin Iskandar untuk bergabung di tim pemenangan," ujar Abraham dalam pesan singkat yang diterima, Kamis (23/11/2023).
Oleh sebab itu, Abraham mengklaim belum menerima atau pun menolak menjadi anggota Dewan Pakar Timnas AMIN.
"Makanya, saya tidak dalam posisi menerima atau menolak penempatan saya sebagai tim pakar seperti yang diberitakan di sejumlah media massa," jelas dia.
Abraham mengatakan, sampai saat ini belum menjatuhkan pilihan terlibat dalam gerakan politik pada paslon tertentu di Pilpres 2024.
"Sampai saat ini, posisi saya adalah tegak lurus bersama rakyat menjaga dan menegakkan demokrasi," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Abraham Samad ditunjuk menjadi salah anggota Dewan Pakar Timnas AMIN.
Selain Abraham Samad, Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun dan mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto juga ditunjuk sebagai anggota Dewan Pakar Timnas AMIN.
Baca Juga: Tiga Eks Pimpinan KPK Gabung Timnas AMIN, Anies: Orang-orang yang Ingin Perubahan untuk Indonesia
Adapun Waketum NasDem, Ahmad Ali ditunjuk menjadi Head Coach Timnas AMIN. Sedangkan posisi, Asisten Head Coach diisi Wakil Ketua Umim PKB Jazilul Fawaid, mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan atau Aher, politisi PKS, Tamsil Linrung.
Selaik mereka, ada pula sejumlah nama tersohor yang masuk menjadi Dewan Penasihat Timnas AMIN, berikut daftarnya:
Ketua Dewan Penasihat Timnas AMIN:
- KH Syukron Makmun
Anggota Dewan Penasihat Timnas AMIN:
- Japto Soerjosoemarno
- Letjen (Purn) Sutiyoso
- Muhammad Hidayat Nur Wahid
- KH Manarul Hidayat
- Sutrisno Bachir
- Dr Michael Manufandu
- Komjen Pol Oegroseno
Berita Terkait
-
Tiga Eks Pimpinan KPK Gabung Timnas AMIN, Anies: Orang-orang yang Ingin Perubahan untuk Indonesia
-
Fokus Amankan Lumbung Suara DKI Jakarta hingga Sulawesi, Timnas AMIN Andalkan PKB di Jawa Tengah
-
Klaim Tiga Eks Pimpinan KPK Gabung Timnas AMIN Tanpa Paksaan, Kapten Syaugi: Kita Semua Bekerja dengan Hati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024