Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep optimis bakal dapat satu fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Papua Barat Daya dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
Optimisme Kaesang tersebut berdasarkan pengalaman pada Pemilu 2019 silam. Saat itu, PSI di seluruh Papua mendapatkan 14 kursi.
"Kami di Pemilu 2019 yang lalu, kami di sini lumayan-lah. Kami punya 14 kursi di seluruh Papua. Oleh karena itu, harusnya Papua Barat Daya sebagai provinsi baru Insya Allah dapat hal yang sama juga. Insya Allah dapat satu fraksi," katanya seperti dikutip Antara, Sabtu (25/11/2023).
Selain pengalaman tersebut, Kaesang juga mengintruksikan kadernya untuk bisa terus menggenjot lebih banyak suara lagi di Papua Barat Daya.
"Tadi (pertemuan, red.) 95 persen untuk konsolidasi pemenangan PSI," katanya.
Putra bungsu Presiden Jokowi juga mengungkapkan rasa optimistis karena caleg-caleg dari PSI, beberapa di antaranya petahana yang pada pemilu periode sebelumnya berhasil mendapatkan kursi di parlemen lokal.
"Tadi (kader-kader) yakin bisa satu fraksi, soalnya kami yang di Kota Sorong ada juga yang dari Partai Berkarya dulu 2019 waktu itu beliau sudah menjadi anggota dewan, dan sekarang bersama kami," katanya.
Kaesang pun meminta kader PSI fokus bekerja, khususnya turun langsung ke masyarakat dan memberikan penjelasan secara langsung kepada masyarakat mengenai program-program PSI.
Selain itu, dia juga mengingatkan kepada kader PSI di Papua Barat Daya untuk mempraktikkan politik yang santun.
Baca Juga: Pengakuan Kaesang di Depan Pemuda Sorong: Saya Produk Politik Instan, Tapi Terpapar Sejak 2005
"(Instruksi ke para kader, red.) tetap kita menjunjung tinggi politik yang santai, politik yang santun, tidak mencela orang lain, tidak nyinyir ke orang lain. Turun langsung ke masyarakat, sosialisasi langsung ke masyarakat,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024