Suara.com - Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina memasang target tinggi untuk Pilkada DKI 2024. Ia bermimpi partai lambang mawar itu bisa mengusung langsung pasangan calon Gubernur-calon Wakil Gubernur dari satu partai.
Hal ini disampaikan Elva dalam pidato politiknya saat acara Kopi Darat Wilayah atau Kopdarwil DPW PSI DKI di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (27/11/2023). Elva mengatakan, daya saing PSI di tingkat parlemen semakin kuat seiring dengan kedatangan Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum.
"(Kedatangan Kaesang) bukan hanya membawa PSI lolos PT, tapi akan mengangkat suara PSI di DKI Jakarta, akan melipatgandakan kursi PSI di DKI Jakarta pada 2024," ujar Elva.
Elva mengatakan, untuk bisa mengusung Cagub-Cawagub dalam Pilkada DKI, maka PSI paling sedikit harus bisa memenangkan 20 persen alias 21 kursi anggota DPRD DKI.
"Minimal 21 kursi dari 106 kursi di DPRD DKI Jakarta untuk PSI bisa mengusung gubernur dan wakil gubernur dari PSI," ucapnya.
Selain itu, agar PSI menjadi partai yang diperhitungkan partai lain, Elva juga menargetkan 500 ribu suara di Jakarta atau setara 15 kursi DPRD DKI.
"Kalau partai bocil ini mau jadi partai yang diperhitungkan, mau jadi partai yang dicari-cari oleh partai politik senior. Artinya kita paling tidak perlu mendapatkan 15 kursi atau kurang lebih 600.000 suara di DKI Jakarta," jelasnya.
Di hadapan Kaesang, Elva pun menyebut target ini bukan sekadar mimpi, melainkan cukup realistis digapai PSI. Mengingat, pada Pemilu 2019 PSI sudah melenggangkan enam kadernya duduk di kursi parlemen Kebon Sirih.
"Target ini bukan target yang mustahil, cukup realistis untuk PSI di DKI Jakarta. PSI di Jakarta sudah memiliki enam panglima tempur yang sudah memiliki pasukannya di masing-masing wilayah," pungkasnya.
Baca Juga: Safari Politik ke Bali, Erina Gudono Pakai Sandal Mewah Dior: Harganya Hampir Setara Motor
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024