Suara.com - Capres nomor urut satu dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan hadir dalam acara Desak Anies di Pasar Sail Pekanbaru, Riau.
Dalam kesempatan itu, jurnalis menanyakan kepada Gubernur Jakarta periode 2017-2022 ini, mengenai pernyataan 'Wakanda No More, Indonesia Forever' yang diucapkannya saat debat perdana di KPU Jakarta.
Menjawab itu, Anies menekankan pada ruang kebebasan berbicara kepada setiap warga negara tanpa rasa takut.
"Saya selalu sampaikan, kita memberikan ruang kepada kebebasan berbicara. Itu komitmen kami. Sejak zaman (memimpin sebagai gubernur) di DKI Jakarta," katanya, Rabu (13/12/2023).
Menurut Anies, siapa saja boleh berkata apa saja dan seharusnya tidak ada pelaporan kepada penegak hukum serta tidak usah merasa takut.
"Dan itu komitmen kita juga buat Indonesia ke depan, untuk anak-anak muda, komitmen kebebasan itu ada," ucapnya.
Anies berharap dengan mengusung hal tersebut ke depannya tidak ada lagi rasa takut untuk mengkritik
"Jadi tidak perlu lagi kalau mau menyebutkan kritik menggunakan kata Wakanda (karena takut dipersekusi, red). Karena itulah, kenapa kita katakan Wakanda No More, Indonesia Forever!” katanya.
Untuk diketahui, statmen tersebut akan menjadi branding dan signature kampanye Capres Anies ke depannya.
Baca Juga: Capres Anies Baswedan Ungkap 4 Langkah Penyelesaian Tragedi Kanjuruhan dan Peristiwa KM 50
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024