Suara.com - Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional atau TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis menilai kampanye pemilu 2024 berpotensi cacat.
Todung Mulya Lubis mengatakan, kampanye Pemilu 2024 banyak diwarnai pelanggaran yang dilakukan secara sistematis. Salah satu dugaan pelanggaran yang dimaksudnya, pencabutan baliho Ganjar-Mahfud di Banten yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Banyak sekali pelanggaran yang dilakukan cukup sistematis. Saya tidak membatasi hanya pada pencopotan baliho yang terjadi di Banten," kata Todung di Jakarta, Sabtu (16/12/2023).
"Tapi juga jauh sebelum itu, kita melihat netralitas ASN, kita melihat aparat-aparat terlibat dalam mendukung salah satu paslon. Kita juga melihat politisasi bansos dan kita juga melihat pelarangan paslon kami (Ganjar-Mahfud) misalnya untuk hadir pada satu acara," sambungnya.
Menurutnya sejumlah rangkaian itu terjadi secara sistematis. Disebut Todung juga, situasinya tidak semasif dibanding pemilu-pemilu sebelumnya, sejak jaman reformasi.
"Jadi kami sangat prihatin, sangat concern dengan keadaan seperti ini" katanya.
Todung bilang, jika ini terus berlanjut, pemilihan presiden yang akan digelar pada 14 Februari 2024 berpotensi cacat.
"Kalau ini tidak dikoreksi, dan akan tetap berlanjut terus, maka pemilu dan pilpres yang akan kita adakan pada tanggal 14 Februari itu pemilu yang penuh dengan cacat. Itu akan jadi pemilu yang tidak melahirkan pemerintahan yang punya legitimasi," ujar dia.
Baca Juga: Panitia Ijtima Ulama Tegaskan Akan Berjuang Menangkan AMIN Satu Putaran
Berita Terkait
-
Panitia Ijtima Ulama Tegaskan Akan Berjuang Menangkan AMIN Satu Putaran
-
Istri Ganjar Minta Korban Pelecehan Seksual Jangan Dikriminalisasi
-
Lapor Bawaslu Soal Baliho Ganjar-Mahfud Dicopot di Banten, PDIP Singgung Paslon yang Target Menang 1 Putaran
-
Ganjar-Mahfud Unggul di Survei Roy Morgan Australia, Sekjen PDIP: Menang di TPS Lebih Penting Dibanding Survei!
-
Anies Baswedan Bikin Ajakan Spesial untuk Wibu, Apa Itu? Fadil Jaidi Ikutan Terseret
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024