Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut satu, Anies Baswedan menyampaikan sikapnya terkait penggunaan ganja untuk kebutuhan medis. Menurutnya, jika terpilih sebagai Presiden, maka Anies tetap akan mematuhi keputusan pengadilan.
Pernyataan Anies ini merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materi penggunaan ganja medis pada Juli tahun lalu. Ia mengaku tak bisa mengeluarkan sikap yang melenceng dari putusan pengadilan.
"Pertama sikap politiknya adalah menghormati putusan pengadilan, itu nomor satu, karena ketika negara tidak menghormati putusan pengadilan, maka siapa lagi yang mau menghormati," ujar Anies dalam acara Desak Anies di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023).
Terlebih lagi, jika putusan pengadilan berkaitan dengan lingkungan hidup yang mendorong pemerintah untuk membuat kebijakan lebih baik.
Ia mencontohkan dalam beberapa kesempatan saat masih jabat Gubernur, Anies tak mengajukan banding ketika berkaitan lingkungan hidup.
Yakni, saat ia digugat soal kasus Bukit Duri dan gugatan class action soal polusi udara yang memutuskan Pemprov DKI dan pemerintah pusat bersalah.
"Ketika ada putusan soal isu lingkungan hidup, Jakarta satu-satunya yang tidak ajukan banding. Karena kami ingin melaksanakan. Maka kita harus hormati putusan ini," tuturnya.
Kendati demikian, Anies secara pribadi menilai penggunaan ganja medis bisa saja dilakukan apabila darutat. Namun, penggunaannya harus melewati kajian ilmiah yang mendalam.
"Kalau saya pribadi, saya akan merujuk pada ahli di bidang medicine, apabila para ahli bidang medicicne mengatakan tidak ada obat yang lain untuk menyelamatkan, maka satu-satunya yang bisa dilakukan maka itu unsurnya adalah unsur darurat," pungkasnya.
Baca Juga: 2 Menit Pas Sampaikan Visi Misi, Gibran Tutup dengan Simbol Heart
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan