Suara.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tak mau latah melihat calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan dan cawapres nomor urut 3, Mahfud MD yang tengah rajin live streaming TikTok.
Sebab, menurut mereka, Anies dan Mahfud tak punya ide baru untuk berkampanye sehingga harus menumpang di platform asal China tersebut.
Alih-alih menggunakan TikTok sebagai wadah berkampanye ke kelompok pemilih muda, TKN Prabowo-Gibran lebih memiliki meluncurkan fotober2.AI.
Fotober2.AI tersebut platform inovatif yang diluncurkan TKN Prabowo-Gibran supaya mengakomodir pemilih dan pendukung yang ingin berfoto bareng dengan pasangan calon nomor 2.
"Apa yang hari ini kita luncurkan ini saya kira inovasi kampanye yang sekali lagi tidak dilakukan oleh pasangan lain. Saking nggak ada inovasi akhirnya masuk ke platform yang lain," kata Komandan TKN Pemilih Muda (Fanta), Arief Rosyid di Media Center TKN, Jakarta Selatan, Selasa (2/1/2023).
Menurutnya, bila sebatas live di platform media sosial yang sudah ada, tentu Prabowo-Gibran juga bisa. Tetapi kekinian, TKN Prabowo-Gibran ingin berinovasi dalam menjangkau dan berkomunikasi dengan para pemilih muda.
"Kita juga bisa lah kalau live TikTok, Facebook, dan lain-lain sebentar lagi juga bisa kita saranin, karena itu biasa aja, tapi kalau apa yang kita lihat yang kawan-kawan lakukan ini jujur jadi kebutuhan teman-teman," kata Arief.
Adapun peluncuran fotober2.AI itu dimaksudkan TKN agar para pendukung bisa berfoto bersama Prabowo-Gibran secara digital.
"Jadi Pak Prabowo-Mas Gibran walaupun tidak bisa ngejar selama 38 hari ini ke seluruh daerah, minimal beliau berdua bisa secara digital bisa diabadikan oleh orang orang muda ini," ungkapnya.
Baca Juga: Bantah Latah Lihat Anies Live TikTok, Mahfud: Saya Sudah Lama Main-main Begitu!
Arief berkeyakinan peluncuran fotoner2.ai tersebut akan memberikan efek positif untuk menggaet suara para pemilih muda. Menurutnya hari ini, banyak orang ingin melakukan foto bersama, baik dengan Prabowo maupun Gibran.
"Ini saya kira akan sangat mempengaruhi swing voters ini karena yang banyak belum menetukan sikap," kata Arief.
Berita Terkait
-
Ganjar Tak Pikirkan Hasil Survei, Mahfud: Dulu Pak Jokowi Disebut Game Over, Tapi Ternyata Menang
-
10 Potret Rumah Anies Baswedan: 'Humble' Tak Berpagar, Ada Perpustakaan Gratis
-
Hasil Survei Elektabilitasnya Selalu Kalah, Mahfud: Pembuktiannya di Pengadilan Rakyat 14 Februari
-
Ziarah ke Makam Bung Hatta, Mahfud MD Singgung Teladan Konsep Dwi Tunggal
-
Bantah Latah Lihat Anies Live TikTok, Mahfud: Saya Sudah Lama Main-main Begitu!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan