Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Habiburokhman, mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat pada Rabu (3/1/2024).
Politikus Partai Gerindra itu mengaku sengaja datang lebih dahulu sebelum Calon Wakil Presiden nomor urut dua, Gibran Rakabuming Raka datang memenuhi panggilan Bawaslu.
Gibran dijadwalkan bertemu Bawaslu Jakpus pukul 13.00 WIB untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran Pemilu lantaran melakukan pembagian susu gratis pada kegiatan Car Free Day (CFD).
Habiburokhman mengaku ingin menemui pihak Bawaslu terkait apa saja yang ingin ditanyakan.
"Hari ini kami mendahului Mas Gibran, cawapres nomor dua dalam rangka memenuhi undangan klarifikasi Bawaslu Jakarta Pusat," ujar Habiburokhman di lokasi.
"Nanti jam 1 beliau (Gibran) akan hadir. Intinya kami mau mendengar apa yang ingin diklarifikasi oleh Bawaslu Jakarta Pusat," ucapnya menambahkan.
Selain itu, Habiburokhman ingin menanyai apa yang menjadi dasar hukum Bawaslu dalam mengusut kasus ini.
"Sekaligus juga kami ingin mengklarifikasi apakah ikhwal atau perkara yang di jadikan dasar untuk mengundang Mas Gibran ini sama dengan yang sudah diputus oleh Bawaslu RI," jelasnya.
Lebih lanjut, Habiburokhman menyebut Gibran sendiri yang berkeinginan hadir tanpa paksaan. Namun, sebagai tim dirinya ingin datang lebih dahulu.
Baca Juga: Siang Ini Gibran Penuhi Panggilan Bawaslu Jakarta Pusat Pukul 13.00 WIB
"Makanya sebagai warga negara yang taat hukum, Mas Gibran berkeras untuk hadir hari ini. Ya kami sebagai tim mendampingi dan datang lebih awal untuk berkomunikasi terlebih dahulu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Viral! Anggota Satpol PP Kabupaten Garut Terang-terangan Dukung Gibran
-
Kaesang Amat Percaya Dengan Kemampuan Gibran, Kecuali Untuk Satu Hal Ini
-
Menanti Kehadiran Gibran di Kantor Bawaslu Jakpus Terkait Dugaan Pelanggaran Kampanye Pilpres 2024
-
Siang Ini Gibran Penuhi Panggilan Bawaslu Jakarta Pusat Pukul 13.00 WIB
-
Gibran Bagi-bagi Susu Berujung Pemanggilan Bawaslu, TKN Melawan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024