Suara.com - Etika komunikasi publik yang tidak elok kembali diperlihatkan Tim Capres nomor urut 2. Timses mereka menggeruduk moderator, Minggu, (7/1/2024).
Pengamat Public Relation, Muhammad Sufyan Abd mengatakan, sejak semalam viral video ketika timses Prabowo, yakni Grace Natalie dan Isyana, mendatangi moderator debat calon presiden dan calon wakil presiden ketiga yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum.
"Setelah Gibran memprovokasi di debat pertama, juga menanyakan singkatan tidak lazim pada debat kedua, semalam debat ketiga dihiasi gerudukan timses. Tentu dari sisi komunikasi publik, ini menyedihkan," katanya, Senin (8/1/2024).
Selain viral hal itu, juga viral video pendukung Prabowo memaki Anies dengan umpatan. Entah "Anies Bangsat" atau "Anies Bacot", keduanya hal yang tak pantas ada di forum se-level Debat Capres resmi KPU.
Karena itu, Sufyan meminta KPU tak terus mentolerir hal ini. Teguran sudah diberikan tapi terus terjadi, sehingga publik dipertontonkan komunikasi publik niretik.
"Mau jadi apa generasi muda kita nanti kalau terus lihat ini. Gibran pun semalam dengar langsung KPU larang pertanyaan singkatan. Tapi kalau dibiarkan lagi, saya tidak yakin Gibran dan Tim 02 akan nurut di debat 4 dan 5," tutupnya.
Berita Terkait
-
Anies Sebut Anggaran Kemhan Rp 700 Triliun, Jubir Menhan: Bohong, Menyesatkan!
-
Netizen Tangisi Prabowo Diserang Anies dan Ganjar, Mayoritas Perempuan
-
TPN Ganjar-Mahfud Usul Perubahan Skema Debat Capres-cawapres Berikutnya, Ini Alasannya
-
Gelar 'Samsul Mini Soccer' di Ambon, Gibran Jebol Gawang Raffi Ahmad Dua Kali
-
Bantah Anies Serang Pribadi Saat Debat, Kubu AMIN: Jokowi Juga Singgung Prabowo Soal Lahan 340.000 ha Pada 2019
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024