Di sesi pernyataan penutup, Prabowo membenarkan bahwa dia memiliki lahan seperti yang disebut Jokowi. Namun tanah yang dimilikinya itu berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang sewaktu-waktu bisa diambil negara.
"Tadi disinggung tentang tanah yang saya kuasai ratusan ribu di beberapa tempat, itu benar. Tapi itu adalah HGU, milik negara," tegas Prabowo.
Prabowo juga mengaku siap untuk mengembalikan semua lahan yang dimilikinya demi negara. "Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali dan kalau untuk negara saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya kelola karena saya nasionalis dan patriot," tutur dia.
Komentar Prabowo Soal Sindiran Anies
Prabowo memberikan komentar soal kepemilikan lahannya yang disinggung Anies di debat pilpres ketiga. Sama seperti pernyataan pada debat pilpres 2019 lalu, Prabowo menegaskan bahwa status kepemilikan tanah itu adalah HGU.
"Ada pula yang nyinggung punya tanah berapa. Dia pintar atau goblok sih, dia ngerti nggak, ada HGU, hak guna usaha, hak guna bangunan, hak pakai. Itu tanah negara, tanah rakyat, tanah bangsa," ucap Prabowo ketika orasi yang disambut riuh massa pada Selasa (9/1/2024) kemarin.
Prabowo menyebut daripada lahan ribuan hektare tersebut dikuasai orang asing, lebih baik dia saja yang mengelola. Meski begitu dia berjanji jika lahan itu dibutuhkan, maka siap menyerahkan pada negara.
"Tapi mana kali pemerintah memerlukan saya segera menyerahkan. Nggak usah dibawa-bawa debatlah, Anda hanya memperlihatkan ketololan Anda," ujar Prabowo.
Selain itu Prabowo mengungkap sebelum jadi Menteri Pertahanan (Menhan) sudah punya 500 ribu hektare lahan HGU, bukan 340 seperti yang diungkap Anies dalam debat. Prabowo juga mengatakan sudah ada lahan yang diserahkan ke negara, namun tak dijelaskan berapa luasan yang diserahkan itu dari total 500 ribu hektare. Prabowo lantas menyebut ada yang sengaja mengungkit lahan HGU-nya, namun data tersebut salah.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Baca Juga: Prabowo Pilih Perut Meledak Dibanding Buka Rahasia, Dedi Mulyadi: Itu Falsafah Orang Sunda
Berita Terkait
-
Prabowo Pilih Perut Meledak Dibanding Buka Rahasia, Dedi Mulyadi: Itu Falsafah Orang Sunda
-
Profil Pendekar Hukum Pemilu Bersih, Kelompok yang Laporkan Anies Usai Singgung Lahan Prabowo
-
Sosok Keponakan Prabowo dari Keluarga Cendana yang Nyaleg di Pemilu 2024: Pernah Jadi Korban Penipuan Rp2 T
-
Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi
-
Beda dengan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Tetap Senyum saat Pipinya Dicubit Fans
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar