Suara.com - Pada pemilu 2024 nanti, tak hanya Prabowo Subianto yang bertarung untuk bisa menjadi Presiden. Keponakan Prabowo dari pihak mantan istri, Titiek Soeharto yakni Danty Indriastuti Purnamasari juga ikut meramaikan kontestasi pemilu.
Danty adalah anak pertama dari Siti Hardijanti atau akrab disapa Tutut Soeharto, artinya ia berstatus cucu kedua Soeharto. Pada pemilu 2024, Danty nyaleg dari Partai Golkar di Dapil DKI 1 Jakarta Timur.
Baca Juga:
Cak Imin Ungkap Ada Operasi Berduit ke Kiai PKB, Said Aqil: Banyak Ulama Bisa Dibeli
Sebelumya pada Februari 2022, Danty memilih untuk jadi kader partai Golkar dan pada pemilu tahun ini nyaleg sebagai calon anggota DPR RI. Danty sempat mengatakan pilihan untuk jadi kader Golkar dibanding partai Berkarya yang dibentuk pamannya, Tommy Soeharto.
Menurut Danty, ia memilih masuk partai Golkar karena setiap orang di negara ini memiliki hak masing-masing. Ia juga menyebut keluarga Cendana tak masalahkan dirinya masuk Golkar dibanding partai Berkarya.
Sebagai caleg Golkar, praktis Danty pun memberikan dukungan kepada pamannya yang lain, Prabowo Subianto yang bertarung di Pilpres 2024. Seperti diketahui Golkar adalah salah satu partai pengusung pasangan Prabowo-Gibran.
Danty sendiri beberapa tahun lalu sempat jadi sorotan karena latar belakangnya. Bukan karena ia berasal dari keluarga Cendana, melainkan Danty pernah menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai Rp2 T.
Mirisnya lagi, orang yang dituding melakukan penipuan kepada Danty ialah mantan suami keduanya, Drianto Supoyo. Danty sendiri 3 kali menikah.
Baca Juga: Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi
Akibat merasa dirugikan dengan nilai sangat besar itu, Danty memilih untuk bercerai dengan Drianto.
"Insya Allah, saya sudah mantap. Ini jalan terbaik buat saya dan ketiga anak-anak," ungkapnya saat itu seperti dikutip.
Menurut Danty, mantan suaminya itu diduga memalsukan tanda tangan sang ibu, Tutut Soeharto yang membuatnya merugi sampai Rp2 Triliun.
Pada 2013, Danty menikah untuk kali ketiga dengan Muhammad Ali Reza, seorang pengusaha yang juga pengurus Yayasan Dharmais.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Hadiri Deklarasi Dukungan Relawan Nelayan, Gibran Temui 1000 Kiai di Banyuwangi
-
Nah! Bawaslu Semprit Kampanye Anies Di Gorontalo: Ada Potensi Pelanggaran
-
Prabowo-Gibran Berzodiak Sama dengan Putin, Ini yang Dilakukan Saat Marah, Sedih dan Jatuh Cinta
-
Puas Dengan Ganjar di Debat Capres, Siti Atikoh: Tak Semua Orang Mau Membaca Visi Misi dengan Detail
-
Beda dengan Nagita Slavina, Raffi Ahmad Tetap Senyum saat Pipinya Dicubit Fans
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta