Suara.com - Politisi senior PDI Perjuangan (PDIP) Panda Nababan menyebutkan jika Indonesia sangat diuntungkan adanya sosok seperti Anies Baswedan. Panda bahkan mengungkapkan Indonesia membutuhkan tidak hanya satu orang Anies Baswedan.
Pernyatan ini pun kemudian banyak diartikan publik sebagai sinyal kuat bergabungnya pengusung pasangan calon atau paslon 3 Ganjar Pranowo-Mahfud pada paslon 1, Anies-Muhaimin.
Panda Nababan mengungkapkan pernyataan ini saat menjadi bintang tamu dari podcast yang kemudian videonya dibagikan ulang akun anti.politik.dinasty.
Baca Juga:
Panda mengungkapkan sebenarnya Indonesia ini membutuhkan banyak Anies Baswedan."Sebenarnya Indonesia ini tidak cukup 1 Anies, ada 2 sampai 3 Anies lagi untuk menjadi kreatif, itu artinya problem itu dia nikmati,"ujar Panda.
Kemudian Panda bahkan memastikan jika partainya sangat diuntungkan dengan adanya Anies Baswedan.
Baca Juga: Pengamat: Wacana Koalisi Kubu 01 dan 03 Simpang Siur, Belum di Level Pembicaraan Serius
"Terus terang saja, PDIP sangat diuntungkan adanya Anies Baswedan tersebut," sambung Panda Nababan kemudian.
Pernyataan ini disebut-sebut makin menguatkan keinginan PDIP agar bisa berkoalisi bersama dengan Anies Baswedan.
Meski PDIP ialah salah satu pengusung paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Koalisi paslon 1 dan 3 disebut-sebut akan mendorong Pilpres akan berlangsung 2 putaran.
Tag
Berita Terkait
-
Pengamat: Wacana Koalisi Kubu 01 dan 03 Simpang Siur, Belum di Level Pembicaraan Serius
-
Biodata dan Agama Dokter Tirta: Resmi Dukung Anies, Alasannya Tak Terduga
-
Anies Baswedan: Diskriminasi Rekrutmen Kerja Bakal Lenyap?
-
Timnas AMIN Tak Peduli Nikita Mirzani Jelek-jelekkan Anies: "Biasa Aja, Itu Bukan Masalah"
-
Mengapa Dokter Tirta Pilih Anies Baswedan? Rincian Analisisnya dalam Video!
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?