Suara.com - Calon Wakil Presiden Mahfud MD berdiskusi dengan sejumlah anak muda Kota Medan. Lewat acara Tabrak Prof!
Seorang penanya meminta penjelasan Mahfud MD. Terkait penanganan kasus Ferdy Sambo.
Kenapa Mahfud MD berani mengawal dan memastikan kasus berjalan secara adil dan terbuka.
"Kalau tidak ada Mahfud MD publik akan terima mentah-mentah kasus Sambo," ungkap penanya.
Baca Juga:
Kini Muncul Gerakan Coblos Ganjar-Mahfud Jalur Alam Eca Aura
Netizen: Siti Atikoh Akhirnya Punya Anak Perempuan Cantik dan Lucu
"Saya berdiri, serius kalau kasus Sambo," tegas Mahfud MD.
Mahfud MD menjelaskan, dia berangkat sejak putusan pengadilan. Menyebut Joshua ditembak oleh Ferdy Sambo.
Kasus sambo itu kasus upaya orang untuk menutupi kejahatan dan menghapus kejahatan dengan mengorbankan orang lain.
Dia mengatakan, Joshua ditembak oleh Ferdy Sambo dengan alasan macam-macam.
Kasus ini mau ditutupi dengan membuat alibi. Eliezer dipanggil untuk ngaku menembak karena ditembak duluan.
"Tabrak, Prof! ala Medan yang garang dan cadas. Tetap semangat para anak muda pemberani. Kita tabrak!" tulis Mahfud MD di akun instagramnya.
Selain kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD juga diberi pertanyaan soal pemberantasan korupsi, UU ITE, dan sejumlah permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024