Suara.com - Co-Captain Timnas AMIN, Tom Lembong, merespons pernyataan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang menuding dirinya tidak bisa bekerja.
Sebelumnya beredar video Luhut meminta Tom Lembong tidak sombong dan geer karena menyatakan memberi contekan kepada Presiden Jokowi.
"Apakah karena hebat melakukan? tidak. Itu tugas anda sebagai pembantu presiden, menteri perdagangan waktu itu sebagai kepala BKPM, tapi anda harus refleksi juga apa sih yang sudah anda lakukan sebagai Mendag, coba tanya dirimu," ucap Luhut menyindir Tom Lembong.
Baca Juga:
Ditanya Dokter Tirta Contekan Saat Debat, Cak Imin Jawab Bulkonah: Cheat GTA?
Mengenal Thalia Anak Tom Lembong yang Punya Otak Moncer Kini Kuliah di London
Luhut lalu membuka aib Tom Lembong yang gagal membuat Online Single Submission (OSS) saat menjadi Kepala BKPM.
"Saya ingat betul itu bagaimana anda curhat ke saya. Tapi sampai anda meninggalkan kabinet tidak pernah selesai sekarang, OSS yang sudah digadang-gadang bakal selesai," kata Luhut.
Selain Luhut, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, dan Budiman Sudjatmiko, ikut menyerang Tom Lembong.
Baca Juga: Luhut Pasang Badan ke Gibran Soal Tesla Pakai Nikel, Sebut Ragu dengan Intelektualitas Tom Lembong
Menanggapi hal itu, Tom Lembong mengatakan, serangan yang ditujukan ke dirinya itu ekses dari kesalahan strategi tim debat cawapres.
"Karena kayanya kesalahan besar kemarin di debat cawapres mengerahkan strategi untuk Mas Gibran mengangkat nama saya berkali-kali. Itu backfire secara spektakuler itu asli senjata makan tuan," ujar Tom Lembong saat wawancara dengan jurnalis senior Uni Lubis.
Tom mengibaratkan kubu Prabowo-Gibran mengirim rudal ke pihak Anies-Muhaimin (AMIN) tapi yang kebakaran malah pihak Prabowo-Gibran.
Untuk memadamkan kebakaran itu, menurut Tom Lembong, dikerahkan orang-orang hebat seperti Budiman Sudjatmiko, Habiburokhman, Bahlil hingga Luhut.
"Saya istilahkan semuanya lagi memadamkan kebakaran, pasukan pemadam kebakaran sampai segitunya ya berarti ini benar-benar kebakaran yang dahsyat," ujar Tom Lembong.
Tom menduga tim debat cawapres Gibran melakukan kesalahan saat debat kempat kemarin sehingga kena teguran keras dari Gibran, Prabowo bahkan Jokowi.
Menurut Tom Lembong, yang paling membuat kebakaran tim Prabowo-Gibran adalah penampilan memukau Muhaimin Iskandar.
"Pertama kebakaran paling besar tentunya adalah bahwa di luar ekspektasi, Pak Muhaimin memenangkan debat tersebut," ujar Tom Lembong.
Berita Terkait
-
Luhut Pasang Badan ke Gibran Soal Tesla Pakai Nikel, Sebut Ragu dengan Intelektualitas Tom Lembong
-
Luhut Angkat Bicara soal Baterai LFP, Tuding Thomas Lembong Bohong soal Tesla
-
Dibilang Mirip Tom Lembong, Ernest Prakarsa Mundur Bahas Rekening: Apa Profesi Keduanya?
-
Riwayat Pendidikan Ernest Prakasa, Komika dan Sutradara yang Diidolakan Tom Lembong
-
Mahfud MD Mau Mundur Jadi Menteri, Bahlil: Itu Hak Dia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024