Suara.com - Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto memaparkan sejumlah program kerja yang akan dilakukannya bersama cawapres, Gibran Rakabuming Raka, bila mendapat mandat untuk memimpin negara.
Prabowo memastikan akan melanjutkan kerja-kerja yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Prabowo-Gibran punya program yang sangat jelas, yaitu melanjutkan semua programnya Pak Jokowi," kata Prabowo, saat bertemu dengan puluhan ribu warga di Kabupaten Subang, Lapangan Desa Rawalele, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (27/1/2024).
"Dan menyempurnakan semua program itu dan menambab program-program itu untuk tujuannya adalah menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia," sambung dia.
Di samping itu, Prabowo juga berjanji untuk mengentaskan kemiskinan, dengan cara menyediakan lapangan kerja, dan memenuhi gizi anak dengan memberikan susu dan makan siang gratis.
"Kita sudah merancang semua kekayaan (sumber daya alam) bangsa Indonesia akan kita jaga, dan akan kita kelola supaya semua kekayaan itu diolah di Indonesia," ujar Prabowo.
"InsyaAllah dengan dukungan seluruh rakyat kami akan segera mulai program makan bergizi utk seluruh anak-anak Indonesia," lanjut dia.
Prabowo mengatakan upaya memberikan yang terbaik untuk negara adalah langkah yang terus ditempuhnya sejak muda. Keputusan itu, lanjut Prabowo, tidak pernah ia lepas hingga akhir hayatnya.
"Saya pada usia 18 tahun, saya sudah tandatangan sumpah saya siap mati untuk bangsa dan rakyat Indonesia. Sumpah itu belum saya cabut," tegas Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Minta Pendukung Waspada, Ada Laporan Pihak Tertentu Ingin Rusak Surat Suara
"Waktu 18 tahun saya siap mati untuk rakyat Indonesia, apalagi sekarang. Saya siap dipanggil Yang Maha Kuasa, asal saya bisa berbakti untuk bangsa dan rakyat saya," pungkas dia.
Selain silahturahmi dengan warga, kehadiran Prabowo di Kabupaten Subang dalam rangka menerima deklarasi dukungan dari relawan yang tergabung dalam 'Sahabat Bang Ara & Kang Jimat'.
Dalam agenda itu, politisi senior Maruarar Sirait (Bang Ara) dan eks Bupati Subang, Ruhimat (Kang Jimat) menjadi juru kampanye dalam agenda bertajuk 'Deklarasi dan Kampanye Akbar Pemenangan Prabowo-Gibran' tersebut.
Berita Terkait
-
Pimpin Doa, Gus Miftah Minta Pendukung Prabowo-Gibran Jangan Takut Ngomong Aamiin
-
Maruarar Sirait Doakan Prabowo Sehat 10 Tahun Ke Depan, Biar Bisa Pimpin RI Dua Periode
-
Maruarar Sirait Ajak Warga Subang Menangkan Prabowo-Gibran di Basis PDIP: Kita Buat Sejarah!
-
Isu Surat Suara Dirusak, Prabowo ke Pendukung: Periksa dan Awasi Semua Petugas, Kita Harus Waspada!
-
Setelah Aceh, Hari Ini Anies Kampanye Akbar di Dumai Riau
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung