Suara.com - Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka meminta pendukung di Jawa Tengah untuk tidak membalas segala fitnah yang ada.
Tidak hanya fitnah, Gibran juga meminta agar pendukung tidak perlu repot-repot membalas serangan terhadap Prabowo-Gibran.
Baca juga:
- Balas Serangan Luhut, Tom Lembong Sebut Luhut dan Bahlil Pasukan Pemadam Kebakaran
- Pesanan Bus Kampanye AMIN Dibatalkan Mendadak, Said Didu Duga Ada Tekanan
- Sri Mulyani Siap Mundur, Menteri Ekonomi Jokowi yang Paling Punya Kredibilitas
"Kalau ada serangan, ada fitnah, jangan dibales. Jangan fitnah, dibalas fitnah," kata Gibran dalam kampanye akbar di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (28/1/2024).
Gibran juga meminta agar para pendukung tidak menjelek-jelekan program milik pasangan capres dan cawapres lain.
"Jangan menjelek-jelekkan program dari paslon lain. Setuju nggih?" kata Gibran.
Serukan Pendukung Kerja Keras
Sebelumnya, Gibran mengingatkan agar para pendukung di Jawa Tengah tetap bekerja keras, apapun hasil survei yang saat ini bermunculan.
Ia menekankan agar pendukung tetap bekerja kerja keras bila memang hasil survei menunjukan elektabilitas Prabowo-Gibran menunjukan hasil jelek.
Baca Juga: PDIP Beri Julukan 'Presiden Rakyat' ke Ganjar Pranowo, Ini Alasannya!
"Bapak Ibu ini dalam beberapa minggu ke depan nanti banyak hasil survei-survei yang keluar. Kalau surveinya jelek kita kerja keras," kata Gibran
Kerja keras juga tetap harus dilakukan, kendati survei elektabilitas menunjukan hasil yang bagus.
"Kalau surveinya bagus, kita lanjut kerja keras lagi," kata Gibran.
Berita Terkait
-
PDIP Beri Julukan 'Presiden Rakyat' ke Ganjar Pranowo, Ini Alasannya!
-
Survei Jelek atau Bagus, Gibran ke Pendukung di Jateng: Harus Tetap Kerja Keras!
-
Guyonan Kaesang saat Ikut Gibran Kampanye Akbar di Jateng: Siapa di Sini Suka Belimbing Sayur?
-
Ogah Pusing Elektabilitas di Survei Masih Jeblok, Kubu Ganjar Yakin Ada yang Kepleset: Terpenting Berusaha Aja
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan