Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan berencana membangun Kotamobagu, Sulawesi Utara jika terpilih menjadi presiden pada Pilpres 2024. Menurut dia, untuk memudahkan pemerataan kesejahteraan, perlu adanya pemekaran sehingga jarak pemerintah pusat dan daerah tidak terlalu jauh.
"Jadi, ketika dipandang sebuah wilayah terlalu besar, justru tidak mungkin melayani dengan baik. Maka, dilakukan pemekaran menjadi jalan ke luar yang logis," kata Anies di Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2/2024).
Baca Juga:
Arie Kriting Jadi Saksi Komika Abdur Tolak Jadi Buzzer, Lebih Pilih Dukung Anies Sesuai Hati Nurani
"Kami juga ingin memastikan bahwa di kawasan Bolaang Mongondow Raya ini, Kotamubagu khususnya bisa menjadi salah satu kota yang dikembangkan agar dia bisa menjadi penggerak perekonomian yang ada di sekitarnya," tutur Anies.
Bukan hanya Bolaang Mongondow, Anies juga mengaku akan melakukan hal yang sama kepada Kabupaten Bogor. Sebab, dia menilai Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk sebanyak di Provinsi Sumatera Barat.
Baca Juga: Prabowo Minta Maaf di Debat Kelima Pilpres 2024, Anies Terima?
"Beban pemerintah kabupaten itu menjadi sangat tinggi karena dia harus melayani tempat yang sangat luas dan tidak setara dengan tempat tempat lain," tandas Anies.
Berita Terkait
-
Gencar Dibagikan Jelang Pemilu 2024, 15 Eks Pimpinan KPK Soroti Pembagian Bansos oleh Jokowi
-
Di Kotamobagu, Anies Janji Bangun Universitas untuk Kesetaraan Pembangunan
-
Prabowo Minta Maaf di Debat Kelima Pilpres 2024, Anies Terima?
-
Bak Kuburan, Potret Sepinya Sentra Buku di Pasar Kenari
-
ILC Bikin Polling Usai Debat Kelima Pilpres 2024, AMIN Unggul Sementara
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024