Suara.com - Sekelompok pengawal ketertiban Jawara Betawi Pitung Barat menceritakan kisah yang dialaminya, saat mengawal Kampanye Akbar AMIN "Kumpul Akbar Bersatu Berani Berubah".
"Tadi dini hari, Allah menurunkan berkah, yaitu hujan yang sangat luar biasa deras. Hujan itu adalah bukti bahwa Allah memberi rezeki. Lalu tadi ketika gerbang masih ditutup, orang-orang langsung teriak minta dibukakan," kata Cang Guru Jampang di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (10/2/2024).
Ia mengaku, pihaknya dan para security penjaga gerbang JIS sempat bingung, karena tidak tega membiarkan para pendukung pasangan calon nomor urut 1 itu kehujanan.
"Rasa iba dan kasian pada mereka yang jauh-jauh datang dari pelosok datang kemari takutnya kondisi mereka sakit karena kehujanan bagaimana?" tukasnya.
"Akhirnya kita bekerjas ama dengan pihak security minta dibukakan agar masyarakat dari daerah bisa masuk," lanjutnya.
Ia mengaku amat takjub, melihat semangat para masyarakat yang datang untuk mendukung Anies lantaran semangatnya tak goyah sedikitpun meski diguyur hujan deras.
"Mereka kehujanan tadi ada bawa anak kecil, orangtua bahkan ada yang didorong pakai kursi roda. Luar biasa, saking cintanya mereka untuk pasangan AMIN mereka tetap tertawa, tersenyum tanpa beban bahwa ini tujuan mereka hadir demi perubahan yang lebih baik," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Perjalanan Menuju JIS Mendapat Banyak Kendala, Pendukung AMIN: Apapun yang Terjadi Kami akan Hadir!
-
Tak Hanya Anies dan Cak Imin, Surya Paloh dan Ahmad Syaikhu Juga Akan Berpidato di JIS Hari Ini
-
Catat! Begini Rundown Kampanye Akbar AMIN di JIS Hari Ini, Ada Penampilan D'Masiv
-
Militan, Pendukung AMIN Mulai Berdatangan Ke JIS Sejak Sore, Padahal Kampanyenya Sabtu Besok
-
Bila Dilantik Jadi Presiden, Ini yang Bakal Dilakukan Anies Baswedan dalam Satu Menit Pertama
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024