"Yang penting bisa memimpin rakyatnya aja, belum (cukup) umur cuman dalam wawasan, yang penting dia bisa ngatur rakyatnya," jelas Suwardi.
Selain Suwardi, Herdi (48) pemulung lainnya mengaku terpaksa tinggal di kolong jembatan setelah kehilangan pekerjaan saat masa pandemi Covid-19 yang merebak pada 2020 lalu. Sebelumnya, Herdi adalah seorang pekerja proyek pembangunan seperti Light Rail Transit (LRT) dan gedung Rajawali.
Setelah menganggur, Herdi lantas memutar otak dan memutuskan menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidup.
"Ya beginilah nasib, mau kerja proyek gara-gara Corona berhenti sampai sekarang, dulu kerja di sini proyek kereta (LRT) sama Rajawali, gedung itu," kata Herdi.
Dari ketiga kandidat Capres-Cawapres yang bertarung di tahun politik ini, Herdi justru berharap Prabowo yang berpasangan dengan Gibran bisa memenangkan Pilpres agar bisa melanjutkan estafet pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin.
"Kalo bisa ya bapak yang calon ini, Prabowo menang," kata dia.
Saat ditanya tentang indikasi kecurangan, Prabowo-Gibran, Herdi mengatakan bahwa hal itu wajar karena ketiga paslon yang menjadi kontestan di pilpres ini ingin menang. Namun, kata dia yang terpenting sosok pemimpin yang dipilih sesuai dengan keinginan masing-masing,
"Wajar ya, semua calon presiden mau menang semua, mana yang (kita) suka (kita pilih)," jelasnya. (Muhamad Iqbal Fathurahman)
Baca Juga: Waswas Hasil Quick Count Pemilu 2024 Malah Menyesatkan, Kubu Ganjar: Berbahaya Buat Demokrasi!
Berita Terkait
-
Jelang Pencoblosan Besok, Ini Doa Memilih Capres Cawapres yang Baik Pada Pilpres 2024
-
Waswas Hasil Quick Count Pemilu 2024 Malah Menyesatkan, Kubu Ganjar: Berbahaya Buat Demokrasi!
-
Bongkar Skenario 'Ngeri' Cegah Warga ke TPS, Kubu AMIN: Surat Suara Dicoblos Kades Semua!
-
Usai Nyoblos di Hambalang, Prabowo Kembali ke Kertanegara Pantau Exit Poll
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024