Suara.com - Kemenangan Prabowo-Gibran yang baru terlihat di dalam Quick Count sejumlah lembaga survei disebut-sebut karena masifnya kampanye digital yang dilakukan tim pemenangan kubu capres-cawapres nomor urut 2 itu.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Relawan Nasional Prabowo-Gibran Digital Team (PRIDE) Anthony Leong. Ia mengatakan masifnya kampanye digital yang bersifat edukatif menjadi salah satu yang berperan penting dalam pemenangan Prabowo-Gibran.
"Ini salah satunya sinergi dan kolaborasi kampanye darat dan udara yang masif dan mengedepankan konten-konten edukatif bagi masyarakat luas," katanya, Jumat (16/2/2024).
Masih menurut Anthony, pihaknya telah maksimal melakukan sosialisasi program Prabowo-Gibran melalui platform digital.
Langkah tersebut dilakukan untuk meraup dukungan masyarakat di kalangan pemuda yang merupakan pengguna aktif media sosial.
Anthony Leong mengemukakan, upaya tersebut pun membuahkan hasil.
Ia mengemukakan, hal tersebut terlihat dari tingginya perolehan suara Prabowo-Gibran ketimbang pasangan calon lain berdasarkan hitung cepat atau quick count.
"Karena sasaran strategi media sosial kita sudah dilihat oleh ratusan juta dan mendapat engagement miliaran views," kata dia.
Tak hanya itu, Anthony menyebutkan jumlah perolehan suara Prabowo-Gibran menandakan kemenangan di depan mata. Dia berharap, Prabowo-Gibran dapat menjadi pemimpin yang bisa memenuhi ekspektasi masyarakat.
Baca Juga: Relawan Beberkan Rahasia Prabowo-Gibran Raih Suara Terbanyak, Faktor Ini Jadi Kunci
"Ini bukan hanya soal Prabowo-Gibran, melainkan masa depan Indonesia untuk menjadi negara maju," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi