Suara.com - Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengatakan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh baru akan bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri setelah dijembatani oleh Jusuf Kalla atau JK.
"Memang prosesnya akan seperti itu, Pak JK ketemu Bu Mega. Bu Mega nanti ketemu Pak Surya Paloh," ujar Juru Bicara Timnas AMIN Indra Charismiadji saat dihubungi Suara.com, Jumat (1/3/2024).
Baca Juga:
Sisi Tak Terungkap Prabowo Saat di Kopassus Dibongkar Mantan Gubernur Jakarta
Langka! Pertama Dalam Sejarah: Penyidik KPK Geledah Kantor Sendiri
Sebabnya, Indra menyebut masih ada yang mengganjal dalam hubungan Paloh dan Megawati.
"Karena kan yang masih ganjal kan memang hubungan Bu Mega dengan Pak Surya Paloh," kata Indra.
Namun begitu, Indra menekankan demi kepentingan bangsa dan negara, kedua tokoh politik nasional itu akan diupayakan untuk bertemu.
"Ini kan demi bangsa dan negara ya harus dijembatani lah. Ya sepertinya Pak JK memang punya tugas ke situ," tutur dia.
Indra sendiri mengaku belum mengetahui kapan JK akan bertemu dengan Megawati.
"Kalau itu sih ya pasti (JK bertemu Megawati), waktunya kapan itu yang kita belum tahu," jelas Indra.
Sebelumnya diberitakan, Surya Paloh mengakui butuh berbicara dengan Megawati terkait banyak hal.
"Bahwasanya komunikasi antara saya dan Mbak Mega itu komunikasi yang amat sangat dibutuhkan," ujar Paloh di Wisma Nusantara, Jakarta Pusat, Jumat (23/2/2024).
Paloh mengklaim bahwa mayoritas masyarakat Indonesia saat ini ingin ia bertemu dengan Megawati dalam waktu dekat.
"Sebagian besar masyarakat yang menginginkan, bagaimana kita bisa duduk bersama untuk melihat masa depan bangsa ini," ucap dia.
Oleh sebab itu, sejauh ini Paloh menyambut baik rencana pertemuan dengan Mega. Kini, Paloh tinggal menunggu jawaban dari Mega untuk bertemu.
"Bertemu dengan Mbak Mega itu barangkali bisa tanya sama Mbak Mega," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Bila JK Ketemuan dengan Megawati, Politisi Senior Golkar: Kami Dorong, Tetapi...
-
Sisi Lain Puan Maharani Dibongkar Marsha Aruan, Anti Jaim Lakukan Ini di Depan Kamera
-
Megawati Mesti Sat Set! Kalau PDIP Lamban, Hak Angket Hanya Sebatas Mimpi Belaka
-
Diklaim Jadi Anggota DPR RI yang Sepakat Ajukan Hak Angket Pemilu 2024, Irma Suryani NasDem Ngaku Begini
-
Tanduk PDIP Masih Tumpul Soal Hak Angket Kecurangan Pemilu 2024, Sikap 'Diam' Megawati Jadi Tanda Tanya
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024