Suara.com - Capres nomor urut 1, Anies Baswedan merespons uji coba makan siang gratis ala Prabowo Subianto yang dilakukan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto di sebuah SMP di Kabupaten Tangerang.
Anies menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu keputusan resmi Pilpres 2024 dari KPU. Selain itu, Anies menyebut pihaknya juga sedang mengumpulkan segala bukti kecurangan dalam Pemilu lalu.
"Kita semua masih menunggu keputusan final atas hasil (pemilu) dan tim kita juga melakukan proses pengumpulan semua kecurangan-kecurangan pelaksanaan kemarin," ujar Anies kepada wartawan di Jakarta Utara, Jumat (1/3/2024).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyatakan keinginannya supaya Pemilu 2024 berjalan jujur dan adil.
"Agar pelaksanaan Pemilu itu jujur, adil, dan semua ketidakadilan, semua ketidakjujuran, kami akan laporkan dan kami akan perjuangkan untuk ditegakkan keadilan," ucap Anies.
Lebih lanjut, Anies menyampaikan bahwa Tim Hukum Nasional AMIN bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi sepanjang Pemilu.
"Jadi perjuangan kita akan terus, dan ini kita akan proses. Tim hukum jalan terus, baik tim hukum daerah mau pun Tim Hukum Nasional mengumpulkan semua hal-hal yang tidak normal dalam pelaksanaan kemarin," tutur Anies.
Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran
Untuk diketahui, meski pengumuman resmi hasil pemenang Pemilu 2024 belum resmi diumumkam oleh KPU, tapi Airlangga sudah mulai melakukan uji coba program makan siang gratis dan pemberian susu gratis di Tangerang, Banten.
Baca Juga: Sudah Ditunggu Timnas AMIN, Anies Bicara Soal Waktu Pertemuan JK dan Megawati
Diketahui program tersebut merupakan janji kampanye Prabowo-Gibran. Adapun paslon ini untuk sementara unggul dalam Real Count KPU dengan memperoleh suara mayoritas sebesar 58 persen.
Simulasi program makan siang gratis ini diberikan kepada siswa SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Banten. Ada juga anak-anak SD yang mendapatkan makan siang gratis tersebut.
"Makan gratis ini untuk gizi yang lebih baik," kata Airlangga, dalam sambutannya, di SMP Negeri 2 Curug, Tangerang, Kamis (29/2/2024).
Ada 4 menu yang disajikan, yakni nasi ayam, nasi semur telur, gado-gado, dan siomay. Semua menu diklaim sudah memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayuran, dan buah.
Namun demikian, dalam paparannya Ketus Umum Partai Golkar itu enggan mengaitkan uji coba ini dengan program makan siang gratis Prabowo-Gibran. Ia justru menyebutkan, program ini merupakan bagian dari pemerintah untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
"Ini akan direplikasi di berbagai daerah, dan kita juga ingin meng-encourage daerah lain yang bersedia menjadi percontohan," tutur Airlangga.
Berita Terkait
-
Sudah Ditunggu Timnas AMIN, Anies Bicara Soal Waktu Pertemuan JK dan Megawati
-
Sambil Pantau Jumlah Suara Pemilu 2024, Anies Pilih Senang-senang Dulu Bareng Anak Kecil
-
Setelah Pilpres, Anies Geleng-geleng Ditanya soal Kans Maju Pilkada DKI: Gak Usah Tengok Kanan-Kiri
-
Soal Program Makan Siang Gratis, Mahfud Sebut Jokowi dan Menteri Bicaranya Beda: Mulai Tidak Terkoordinasi!
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024