Suara.com - PSI mengusulkan opsi angka ambang batas (threshold) untuk fraksi sebagai pengganti parliamentary threshold. Bendum Partai NasDem Ahmad Sahroni mengkritik usulan PSI.
Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem, Ahmad Sahroni meminta Partai Solidaritas Indonesia atau PSI untuk tidak membuat negara seperti bahan candaan karena mengusulkan opsi angka ambang batas (threshold) untuk fraksi sebagai pengganti parliamentary threshold.
Baca Juga:
Siti Atikoh Ungkap Omongan Ganjar soal Urusan Ranjang yang Membuatnya Makin Cinta
Si Mamah Kelinci Berwajah Glowing seperti Pakai Skincare, Dedi Mulyadi: Cinta Butuh Biaya
Calon Mantu Alumnus di Prancis, Susi Pudjiastuti Sampai Dipaksa Anies untuk Kejar Paket C
Politisi PSI, Belmondo Scorpio lantas merespons pernyataan Sahroni.
Belmondo menilai Partai NasDem lah yang justru bercanda terhadap negara.
Hal tersebut ia sampaikan dengan menyinggung kasus korupsi yang menyeret nama eks Mentan Syahrul Yasin Limpo.
Baca Juga: PSI Diledek Gegara Perolehan Suaranya Mendadak Tembus 3 Persen: Ayo Ngebut, Mumpung Masih Ada Bapak
Menurut pemberitaan, aliran dana dari hasil korupsi tersebut juga mengalir ke Partai NasDem.
"Dear Bang Sahroni @Roni_ASC. Opini pribadi saya, menurut saya yang bercanda partai abang, karena menerima dana korupsi dari Syahrul Yasin Limpo," kata Belmondo melalui akun X pribadinya @belmondoscorpio dikutip Sabtu (2/3/2024).
Belmondo juga menyinggung dengan adanya satu pemberitaan yang menyebut uang dari aliran korupsi tersebut telah dikembalikan oleh Partai NasDem.
"Masa iya sekelas partai NasDem gak tahu aliran dana itu dari mana," ucapnya.
Kritikan Sahroni
Sebelumnya, Sahroni mengaku tidak setuju dengan usulan PSI.
Adapun PSI sempat mengusulkan opsi angka ambang batas (threshold) untuk fraksi sebagai pengganti parliamentary threshold.
Sahroni meminta PSI untuk tidak bercanda untuk urusan negara.
"Ini negara jangan dibuat bercandaan dong, masa ada ide menggabungkan semua partai yang nggak lolos jadi 1 fraksi, itu namanya ngawur," ujar Sahroni kepada wartawan, Jumat (1/3/2024).
Berita Terkait
-
Suara PSI di Real Count KPU Naik Drastis hingga Capai 3,13 Persen
-
Blak-Blakan, Ini Alasan Ahmad Sahroni Anggap Enteng Ridwan Kamil di Pilgub DKI
-
Suara PSI Dan Gelora Meledak, Burhanuddin Muhtadi Heran Partai Lain Pada Adem
-
Misteri Ledakan Suara PSI Dibongkar Pendiri Lembaga Survei Burhanuddin Muhtadi
-
PSI Diledek Gegara Perolehan Suaranya Mendadak Tembus 3 Persen: Ayo Ngebut, Mumpung Masih Ada Bapak
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung