Suara.com - Saksi dari Partai Amanat Nasional (PAN) Yoti Gire menuding penyelenggara pemilu di Provinsi Papua Tengah berafiliasi dengan peserta pemilu. Hal itu dia sampaikan dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara tingkat nasional untuk Provinsi Papua Tengah yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Kami merasa sangat dirugikan oleh penyelenggara karena penyelenggara jadi tim sukses partai politik tertentu, caleg tertentu,". kata Yoti di ruang sidang utama KPU, Jakarta Pusat, Minggu (18/3/2024) malam.
Menurut dia, penyelenggara pemilu tersebut bekerja dengan melanggar petaruran yang berlaku dengan melakukan upaya pengaturan agar memenangkan dan mengagalkan partai politik tertentu.
Yoti mengaku memiliki catatan perolehan suara PAN yang kemudian dianggap berbeda saat rekapitulasi suara tingkat kabupaten.
"Seperti kami PAN itu mendapatkan 22.760 (suara). Dari distrik mana-mana saja kami dapatkan, kami peroleh angka yang tadi, itu juga ada data kami di sini. Namun pada saat rekap tingkat kabupaten, angka perolehan kami nol," beber Yoti.
Di sisi lain, dia menuding adanya dugaan pengglembungan suara ke Partai NasDem. Menurut catatannya, perolehan suara Partai NasDem melonjak pada rekapitulasi suara tingat provinsi.
Padahal, dia mencatat, partai politik yang dipimpin Surya Paloh itu hanya meraih 17 ribu suara, namun kemudian disebut melonjak hingga 95 ribu suara.
“Partai NasDem itu dalam catatan kami hanya mendapatkan seluruh Kabupaten Puncak itu sekitar 17 ribu tetapi melambung tiba-tiba naik angka 95 ribu. Ini sesuatu yang sangat memalukan," tutur Yoti.
"Saya tanyakan angka 90 ribu ini muncul dari mana? Itu tidak bisa dijawab KPU Kabupaten Puncak. Ada perolehan partai-partai lain juga yang dikurangi," tambah dia.
Baca Juga: Rekap Suara Nasional KPU: Prabowo-Gibran Unggul Di Papua Tengah
Menanggapi itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Papua Tengah Markus Madai mengatakan, catatan keberatan ini sudah dibahas dalam rekapitulasi tingkat provinsi.
"Tidak ada pembuktian yang jelas oleh semua, bukan dari PAN saja, tapi semua partai politik," kata Markus.
Meski begitu, Markus menegaskan catatan keberatan tersebut tetap ditindaklanjuti oleh Bawaslu dengan meminta KPU Provinsi Papua Tengah melakukan koreksi.
Namun, lanjut dia, Bawaslu tidak bisa melakukan penelusuran terhadap catatan keberatan itu karena kurang bukti.
"Memang dengan tidak ada bukti, maka kami tidak sarankan pada KPU provinsi untuk pembetulan," tandas Markus.
Berita Terkait
-
Rekap Suara Nasional KPU: Prabowo-Gibran Unggul Di Papua Tengah
-
Hari Ini KPU Umumkan Hasil Pemilu 2024, Jika...
-
KPU Siap Jawab Soal Kecurangan Pemilu, Gelar RDP Bareng Komisi II DPR Di 25 Maret
-
Hasilnya Sudah Ada, KPU Bakal Bahas Rekapitulasi PSU Kuala Lumpur Senin 18 Maret
-
KPU Jabar Skorsing Rapat Pleno Rekapitulasi Kabupaten Bekasi, karena Apa?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali