Suara.com - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapatkan perolehan suara tertinggi di Papua, provinsi terakhir yang menyampaikan hasil rekapitulasi penghitungan suaranya di tingkat nasional.
Hal itu diketahui dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi perolehan suara tingkat nasional untuk Provinsi Papua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Hasilnya, Prabowo-Gibran berhasil mengumpulkan suara sebanyak 378.908. Keunggulan itu diikuti oleh pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang berada di posisi kedua dengan perolehan 178.534 suara.
Kemudian, posisi terakhir diisi oleh pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar dengan perolehan suara sebanyak 67.592.
Adapun jumlah suara sah ialah 625.034, sementara yang tidak sah sebanyak 59.471. Dengan begitu jumlah surat suara yang digunakan pada Pilpres 2024 di Provinsi Papua ialah 684.505.
Hasil rekapitulasi yang disampaikan oleh KPU Provinsi Papua itu diterima oleh semua peserta rapat pleno dan disahkan oleh Ketua KPU Hasyim Asy’ari.
“Bisa disahkan? Bismillah sah,” kata Hasyim di ruang sidang utama KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024) dengan diikuti satu kali ketukan palu.
Dengan begitu, KPU RI telah merampungkan rekapitulasi 128 wilayah kerja panitia pemilihan luar negeri (PPLN) dan 38 provinsi. Berikutnya, KPU akan menetapkan hasil Pemilu 2024.
Sekadar informasi, hasil perolehan suara pilpres di wilayah yang proses rekapitulasinya telah rampung pada tingkat nasional ialah sebagai berikut:
Baca Juga: PDIP Terima Hasil Pileg, Tapi Tegas Tolak Hasil Pilpres 2024
DIY:
- Anies-Imin: 496.280 suara
- Prabowo-Gibran: 1.269.265 suara
- Ganjar-Mahfud: 741.220 suara
Gorontalo:
- Anies-Imin: 227.354 suara
- Prabowo-Gibran: 504.662 suara
- Ganjar-Mahfud: 41.508 suara
Kalimantan Tengah
- Anies-Imin: 256.811 suara
- Prabowo-Gibran: 1.097.070 suara
- Ganjar-Mahfud: 158.788 suara
Bali
- Anies-Imin: 99.233 suara
- Prabowo-Gibran: 1.454.640 suara
- Ganjar-Mahfud: 1.127.134 suara
Bangka Belitung:
- Anies-Imin: 204.348
- Prabowo-Gibran: 529.883
- Ganjar-Mahfud: 151.109
Kalimantan Barat:
Berita Terkait
-
KPU Tuntaskan Rekapitulasi Suara Pilpres 2024, Prabowo-Gibran Menang di 36 Provinsi
-
Prabowo Gelar Bukber Lanjut Pantau Rekapitulasi KPU di Kertanegara, Siapa Saja yang Hadir?
-
Kumpulkan Ketum Parpol Kubu 02 di Kertanegara, Prabowo Batalkan Puasa Sambil Pantau KPU Umumkan Pemenang Pilpres
-
PDIP Terima Hasil Pileg, Tapi Tegas Tolak Hasil Pilpres 2024
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana