Suara.com - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo merespons penetapan hasil Pemilu 2024 yang disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI pada Rabu (20/3/2024) malam.
Menurut dia, ada banyak cerita yang diterimanya soal dugaan kecurangan pada proses Pilpres 2024 dari partai politik pengusung dan saksi-saksi di daerah.
Ganjar menyebut dugaan kecurangan pemilu ini sudah ada sejak seleksi calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Diajukan Dini Hari Tadi, Anies-Cak Imin Resmi Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK
KPU Umumkan Hasil Pilpres, Rizieq Shihab Kirim Pesan Berapi-api: Tidak Ada Kata Damai!
Resmi Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK, 190 Pengacara Siap Bela Anies-Cak Imin
"Sampai kemudian berproses kepada putusan MK 90 dan pada saat itu awal cerita inilah yang kemudian rasa-rasanya proses pemilu menjadi pertanyaan banyak pihak," kata Ganjar di Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).
Dia juga mencatatkan masalah prosedural saat pendaftaran capres dan cawapres di KPU RI.
Selain itu, dia juga menyebut dugaan pelanggaran pemilu lain seperti politisasi bantuan sosial (bansos), politik uang, dan intimidasi.
Baca Juga: Kecewa Sikap Surya Paloh, Relawan Turunkan Paksa Bendera NasDem di Markas Timnas AMIN
"Saya kira inilah yang kemudian kumpulan cerita dari publik yang masuk kepada tim Ganjar-Mahfud," ujar Ganjar.
Untuk itu, dia menegaskan pihaknya akan mengajukan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Duluan Anies-Cak Imin Gugat ke MK
Sebelumnya, pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu, Anies-Cak Imin lebih dulu mendaftarkan gugatan terkait hasil Pilpres 2024 ke MK. Gugatan sengketa Pilpres itu didaftarkan lewat Tim Hukum Nasional AMIN hari ini.
"Alhamdulillah hari ini kami resmi mendaftarkan ke Mahkamah Konstitusi," kata Ketua Tim Hukum Nasional AMIN, Ari Yusuf Amir di gedung MK, Jakarta, Kamis.
Gugatan itu terdaftar dengan nomor perkara 01-01/AP3-PRES/Pan.MK/03/2024. Draf gugatan yang didaftarkan kubu 01 itu ke MK mencapai 100 halaman. Kemudian mereka juga menyiapkan sejumlah saksi dan ahli yang nantinya akan dihadirkan pada persidangan.
Tag
Berita Terkait
-
Kecewa Sikap Surya Paloh, Relawan Turunkan Paksa Bendera NasDem di Markas Timnas AMIN
-
Resmi Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK, 190 Pengacara Siap Bela Anies-Cak Imin
-
Timnas AMIN Gugat Hasil Pilpres ke MK, Rizieq Shihab: Ada Pamannye, Pusing Ogut
-
Cuma Prabowo, PAN Tak Ajak Parpol Lain ke Acara Bukber Sore Ini, Apa Alasannya?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak