Suara.com - Calon presiden (Capres) nomor urut dua, Prabowo Subianto mengklaim tetap menganggap NasDem sebagai keluarga walau pun bersebrangan dengan Gerindra di Pemilu 2024. Pernyataan itu diungkap Prabowo usai bertemu langsung Ketua Umum NasDem Surya Paloh di NasDem Tower, Jumat (22/3/2024).
"Intinya adalah saya sangat berterima kasih, saya sangat menghargai sikap NasDem. Setelah pertandingan kita bersaing tapi kita tetap bersahabat, kita tetap satu keluarga, kita tetap cinta tanah air," ujar Prabowo, Jumat (2/3/2024).
Menurut Prabowo, meski berbeda sikap dalam pemilihan presiden, kini setelah semua selesai maka semua kembali bersatu.
"Dan sesudah persaingan, sesudah pertandingan, kita bersatu untuk membangun bangsa Indonesia. Saya kira itu, itu yang saya ingin garis bawahi, makna daripada ini ya," kata Prabowo.
Prabowo bicara banyak mengenai persatuan. Menurutnya persatuan elite dan kerja sama antara pimpinan menjadi syarat bagi Indonesia menjadi negara maju.
Prabowo berujar pertandingan itu baik, persaingan itu bagus, kompetisi memang dibutuhkan, dan rakyat perlu pilihan. Tetapi seusai pemilihan umum, penting bagi semua kalangan untuk kembali bersatu membangun bangsa dan negara.
"Itu saya kira yang paling penting. Demokrasi kita jaga, Bhinneka Tunggal Ika adalah suatu realita, harus kita bela, harus kita pertahankan, dan kita menatap ke depan dengan optimis. Kita akan cari putra-putri terbaik dari semua kalangan," kata Prabowo.
Tawaran Gabung
Terkait pertemuannya di NasDem Tower, Prabowo mengakui dirinya kerap menawarkan dan mengajak Ketua Umum Partai NasDem untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Baca Juga: Momen Surya Paloh Beri Ucapan Secara Langsung: Selamat Pak Prabowo, Mas Gibran...
"Saya selalu menawari, saya selalu mengajak. Bener enggak? Iya," kata Prabowo yang berdiri di sisi kiri Paloh.
Mendengar jawaban Prabowo itu, Paloh terlihat bergerak seperti salah tingkah. Tampak senyum dan tawa lebae Paloh mendangar pernyataan Prabowo tersebut.
Sesaat kemudian Paloh merangkul Prabowo dan mengantarkan sahabat lamanya tersebut menuju mobil untuk meninggalkan NasDem Tower.
Diketahui, pertemuan antara Prabowo dan Surya Paloh terjadi selama 30 menit dan berlangsung tertutup.
Saat tiba di NasDem Tower siang tadi, Prabowo tampak didampingi Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, dan elite Gerindra lainnya, yaknibSugiono, dan Prasetyo Hadi.
Sementara, Paloh didampingi Sekjen NasDem Hermawi Taslim, hingga Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni.
Berita Terkait
-
Terkuak Alasan Prabowo ke NasDem Tower: Balas Ucapan Selamat dari Surya Paloh karena Menang Pilpres
-
Curhat Masa Lampau, Surya Paloh di Depan Prabowo: Sangat Wajar Bagi Kami Tetap Inginkan Persahabatan
-
NasDem Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran, Ferry Koto Sarankan Anies Buat Parpol Sendiri
-
Surya Paloh Salting Diajak Gabung Kubu Pemenang Pilpres 2024, Prabowo: Saya Selalu Nawarin
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan