Suara.com - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyambut baik kehadiran Prabowo Subianto di NasDem Tower, Jakarta Pusat. Paloh menyebut Prabowo sebagai Presiden RI terpilih di Pemilu 2024.
"Pada siang hari ini saya dan seluruh DPP Partai NasDem mendapatkan kunjungan Presiden terpilih bapak Prabowo Subianto," kata Paloh dalam konferensi pers di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2024).
Paloh mengklaim kedatangan Prabowo di NasDem Tower hanya sebatas kunjungan silaturahmi. Ia mengaku sudah bersahabat dengan Prabowo selama 40 tahun.
"Kunjungan ini adalah kunjungan silahturahmi, mengingat sebuah perjalanan panjang di antara hubungan personal kami berdua lebih kurang hampir 40 tahun," ujar Paloh.
Lebih Satset Anies, Begini Alasan Ganjar Belum Gugat Hasil Pilpres ke MK
KPU Umumkan Hasil Pilpres, Rizieq Shihab Kirim Pesan Berapi-api: Tidak Ada Kata Damai!
Resmi Gugat Hasil Pilpres 2024 ke MK, 190 Pengacara Siap Bela Anies-Cak Imin
Oleh sebab itu, Paloh merasa wajar jika menerima kedatangan Prabowo di NasDem Tower siang ini. Menurutnya, pertemuan dengan Prabowo adalah pertemuan persahabatan.
"Jadi hal yang amat sangat wajar ketika bagi saya pribadi dan tentunya Pak Prabowo tetap menginginkan semangat persahabatan," imbuhnya.
Baca Juga: Surya Paloh Salting Diajak Gabung Kubu Pemenang Pilpres 2024, Prabowo: Saya Selalu Nawarin
Persamuhan Prabowo di NasDem Tower
Sebagaimana diketahui, Prabowo berkunjung ke NasDem Tower, Jumat (22/3/2024) siang. Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Surya Paloh.
Pantauan Suara.com, Ketua Umum Partai Gerindra itu sampai di NasDem Tower pukul 13.36 WIB. Prabowo tampak didampingi oleh Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono.
Sementara itu, di kubu NasDem terpantau hadir menyambut Prabowo yakni Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni, Sekjen NasDem Hermawi Taslim.
Surya Paloh menyambut Prabowo dkk tepat di gerbang masuk NasDem Tower. Prabowo datang menggunakan mobil Toyota Alphard berwarna putih.
Prabowo dan Paloh lalu saling berbalas hormat. Keduanya pun bersalaman dan berpelukan. Selepas itu, Prabowo menggandeng tangan Paloh masuk berjalan NasDem Tower.
Berita Terkait
-
Surya Paloh Salting Diajak Gabung Kubu Pemenang Pilpres 2024, Prabowo: Saya Selalu Nawarin
-
Peluang NasDem Gabung Koalisi Prabowo-Gibran Lebih Besar dari PKS, Pengamat Ungkap Faktor Jokowi
-
'Penjaga' Dua Masjid Suci Ucapkan Selamat Ke Prabowo: Semoga Sukses, Indonesia Makin Maju
-
Tiba di NasDem Tower, Prabowo Gandeng Tangan Surya Paloh dan Jalan di Karpet Merah
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas