ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

Selasa, 22 September 2026 | 12:10 WIB
Komunitas Tanam Mangrove 28NE dan Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove. (Dok: ibis Jakarta Raden Saleh)

Suara.com - Kawasan mangrove di Kapuk Muara, Jakarta Utara, mendapat “penghuni” baru. ibis Jakarta Raden Saleh bersama Komunitas Tanam Mangrove 28NE dan Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove menanam bibit mangrove di Kawasan Hutan Lindung Mangrove Angke Kapuk Pos 2 pada 20 September 2026, tahap awal program restorasi pesisir yang menargetkan 200 bibit hingga 2027.

Lokasi ini dipilih karena kondisinya tergolong tertekan. Riset Jurnal Kelautan Nasional mencatat 272,79 hektare kawasan Mangrove Angke Kapuk terkategori rusak, dan kawasan ini rutin terdampak banjir rob.

Selain menahan abrasi, mangrove tercatat menyimpan karbon hingga empat kali lebih banyak per hektare dibanding kebanyakan hutan tropis (riset US Forest Service, Universitas Helsinki, dan CIFOR), dengan hutan mangrove Indonesia rata-rata menyerap 52,85 ton CO per hektare per tahun (Jurnal Kelautan Tropis).

Program ini melengkapi kampanye “Reduce Your Carbon Footprint” yang berjalan berkelanjutan di ibis Jakarta Raden Saleh. Tamu yang tiba dengan berjalan kaki, transportasi umum, atau kendaraan listrik dapat menunjukkan bukti perjalanan di resepsionis untuk mendapatkan welcome drink gratis.

“Keberlanjutan sudah menjadi bagian dari operasional kami sehari-hari. Mulai dari kampanye Reduce Your Carbon Footprint, penghapusan plastik sekali pakai, pengurangan food waste, hingga proses sertifikasi eco hotel yang sedang kami jalani saat ini. Restorasi mangrove ini merupakan kegiatan di luar area properti dan menjadi investasi jangka panjang bersama komunitas,” ujar Irma Riesan, General Manager ibis Jakarta Raden Saleh.

Dukungan dari Ajeng, Ketua Komunitas Tanam Mangrove 28NE, turut menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Komunitas Tanam Mangrove 28NE secara aktif menjalankan kegiatan penanaman mangrove dan mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam upaya menjaga ekosistem pesisir.

“Menanam bibit itu langkah paling mudah, tantangan sebenarnya ada di perawatan setelahnya. Kami tidak ingin berhenti di seremoni tanam, pertumbuhan bibit ini akan kami pantau dan laporkan setiap bulan kepada ibis Jakarta Raden Saleh,” ujar Yosephine Dian Ajeng, Ketua Komunitas Tanam Mangrove 28NE.

Penanaman bibit mangrove di Kawasan Hutan Lindung Mangrove Angke Kapuk Pos 2 pada 20 September 2026. (Dok: ibis Jakarta Raden Saleh)

Restorasi mangrove ini menjadi bagian dari rangkaian kampanye Reduce Your Carbon Footprint yang terus berjalan di ibis Jakarta Raden Saleh, mulai dari insentif transportasi rendah emisi bagi tamu hingga kolaborasi jangka panjang dengan komunitas di luar area hotel. ***

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com