Suara.com - Sejumlah organisasi islam seperti Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Persaudaraan Islam (FPI), dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) bakal menggelar ijtima Ulama dalam waktu dekat ini. Forum Ijtima Ulama dilakukan untuk menentukan dukungan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Hal ini disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PA 212, Novel Bamukmin. Namun, Novel tak merinci kapan ijtimak ulama ini akan digelar nantinya.
"PA 212 , GNPF Ulama serta FPI yang biasa disebut tiga pilar akan membuat kesepakatan untuk siapa yang didukung di Pilkada Jakarta nanti," ujar Novel kepada Suara.com, Rabu (26/6/2024).
Dalam beberapa Pilkada DKI 2017 dan Pilpres 2024, ijtimak ulama tiga pilar ini menghasilkan dukungan pada Anies Baswedan. Namun, Novel secara pribadi menilai sebenarnya Anies lebih cocok bertarung di kancah politik nasional
Kendati demikian, apabila ijtimak ulama menghasilkan dukungan kepada Anies lagi, Novel siap mendukungnya.
"Secara organisasi saya akan ikut komando IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Shihab) saja atau ijtima ulama daerah DKI," ucapnya.
Ijtimak ulama ini, kata Novel, tidak akan digelar untuk Pilkada Jakarta saja. Nantinya PA 212, GNPF Ulama, dan FPI di tiap daerah juga akan menggelarnya untuk menentukan dukungan Pilkada di wilayahnya masing-masing.
"Seluruh daerah yang ikut pilkada serentak tahun ini maka tiap-tiap tiga pilar didaerah akan mengambil keputusannya siapa yang akan didukung menjadi cagub dan cawagub," pungkasnya.
Diketahui, sederet nama besar telah digadang-gadang oleh beberapa partai politik untuk maju di Pilkada Jakarta 2024. Para kandidat itu di antaranya, Anies Baswedan, Kaesang Pangarep (PSI), Sohibul Iman (PKS), Ridwan Kamil (Golkar), Ahmad Sahroni (NasDem), Prasetyo Edi Marsudi (PDIP.Ketua DPRD DKI), Zita Anjani (PAN), hingga Heru Budi Hartono (Penjabat Gubernur DKI ).
Baca Juga: Relawan Ungkap Kriteria Cawagub Pendamping Anies, Kaesang Paling Sulit Lolos, Apa Alasannya?
Dari sederet nama kandidat yang diajukan parpol, baru PKS yang sudah menyatakan akan mengusung pasangan Anies-Sohibul Iman sebagai calon gubernur (calon) dan calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta. Namun, hingga kini pencalonan Anies-Sohibul belum resmi didaftarkan oleh PKS ke KPU DKI Jakarta.
Berita Terkait
-
Relawan Ungkap Kriteria Cawagub Pendamping Anies, Kaesang Paling Sulit Lolos, Apa Alasannya?
-
Pasang Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta Malah Bikin PKS Blunder, PKB: Itu Bahaya!
-
Kalah Gercep Usung Cagub jadi Dilematis, PDIP Bakal Pasrah Berkongsi dengan PKS Demi Kalahkan KIM di Pilkada Jakarta?
-
Terkuak! Pilih Opsi Duet Bareng Sohibul Iman di Pilkada Jakarta: Anies Tolak Masuk PKS
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ngaku Lagi di Luar Pulau Jawa, Ridwan Kamil Tidak Hadir Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Besok
-
Paslon Bupati-Wakil Bupati Bogor nomor 2 Pecah Kongsi, Soal Pencabutan Gugatan Sengketa Pilkada ke MK
-
Miris, Warga Bali 'Dibuang' Adat Karena Beda Pilihan Politik
-
Meski Sudah Diendorse di Kampanye, Pramono Diyakini Tak akan Ikuti Cara Anies Ini Saat Jadi Gubernur
-
Pilkada Jakarta Usai, KPU Beberkan Jadwal Pelantikan Pramono-Rano
-
MK Harus Profesional Tangani Sengketa Pilkada, Jangan Ulangi Sejarah Kelam
-
Revisi UU Jadi Prioritas, TII Ajukan 6 Rekomendasi Kebijakan untuk Penguatan Pengawasan Partisipatif Pemilu
-
Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire
-
Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK
-
Sah! KPU Tetapkan Pasangan MeGe Pemenang Pilgub Papua Tengah 2024