Suara.com - Elektabilitas Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, kini tengah berada di puncak, khususnya lokasi Jawa Tengah, merujuk survei terbaru oleh Indikator Politik Indonesia dan Lembaga Survei Indonesia (LSI) jelang Pilkada Jateng 2024.
Survei ini menunjukkan Kaesang unggul dalam berbagai simulasi, mulai dari 20 nama calon hingga simulasi delapan nama.
Burhanuddin Muhtadi dari Indikator Politik Indonesia menjelaskan bahwa Kaesang memperoleh elektabilitas 17,7 persen dalam simulasi semi terbuka 20 nama, mengungguli Kapolda Jateng Ahmad Luthfi yang meraih 15,6 persen.
Eks Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen berada di posisi ketiga dengan 12,8 persen, diikuti oleh politisi PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul dengan 6 persen.
Pada simulasi 10 nama, Kaesang juga memimpin dengan 22,8 persen, diikuti oleh Ahmad Luthfi dengan 18,7 persen dan Taj Yasin dengan 12,7 persen. Dalam simulasi delapan nama, Kaesang tetap di posisi teratas dengan 23,8 persen, disusul oleh Ahmad Luthfi (19,2 persen) dan Taj Yasin (15,4 persen).
Namun, dalam simulasi empat nama, Ahmad Luthfi memimpin dengan 29,9 persen, diikuti oleh Taj Yasin (27,5 persen), Bambang Pacul (14,4 persen), dan Abdul Wachid (6,5 persen). Ketika nama Kaesang dikeluarkan dari simulasi, suara pendukungnya banyak beralih ke Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.
Hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) juga menunjukkan Kaesang di posisi teratas dengan 15,9 persen dalam simulasi semi terbuka 21 nama calon gubernur.
Ahmad Luthfi menyusul dengan 12,9 persen, diikuti oleh Abdul Wachid (7,8 persen) dan Raffi Ahmad (6,8 persen). Pada simulasi enam nama, Kaesang memperoleh 25,6 persen, Ahmad Luthfi 16,1 persen, dan Taj Yasin 13,4 persen.
Popularitas Kaesang sebagai calon kepala daerah mendapat perhatian besar, mengingat posisinya sebagai putra Presiden Joko Widodo.
Baca Juga: Survei Indikator Politik: Kaesang Ungguli Irjen Luthfi Di Pilkada Jateng
Potensi Kaesang untuk menjadi kepala daerah di Jawa Tengah atau Jakarta semakin diperkuat dengan hasil survei yang positif. Kaesang sendiri bersyukur namanya dipertimbangkan untuk diusung oleh DPP PDIP di Pilgub Jawa Tengah 2024, meskipun ia mengakui tantangan yang ada di provinsi besar seperti Jawa Tengah.
Penting bagi masyarakat untuk mempertimbangkan potensi kepemimpinan Kaesang secara objektif. Sebagai anak presiden, Kaesang membawa harapan besar, namun juga menghadapi tantangan yang kompleks dalam memimpin daerah.
Kehati-hatian dan kebijaksanaan dalam memilih pemimpin sangat diperlukan untuk memastikan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Mari kita semua bijak dalam menggunakan hak pilih dan mendukung calon yang benar-benar mampu membawa perubahan positif.
Tag
Berita Terkait
-
Hamil Besar, Erina Gudono 'Langgar' Aturan Kirab 1 Suro? Ini Faktanya!
-
4 Alasan Romantis yang Bikin Kaesang Pangarep Rajin Masak Buat Erina Gudono
-
Survei LSI: Duet Irjen Ahmad Luthfi-Kaesang Bisa Raup Nyaris 50% Suara Di Pilkada Jateng
-
Popularitas Kaesang Disebut Paling Tinggi Di Jateng, Jokowi Jadi Faktor Utama
-
Survei Indikator Politik: Kaesang Ungguli Irjen Luthfi Di Pilkada Jateng
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam